Transformasi lewat Olahraga, SnackVideo Tutup Musim Perdana Program Desa Sejahtera
Sabtu, 12 Juli 2025 - 12:39 WIB
loading...
A
A
A
Rangkaian aktivitas yang disiapkan mencakup pemeriksaan kesehatan gratis dari Kementerian Kesehatan, senam massal dan demo permainan tradisional Engrang dari KORMI, serta lokakarya pembuatan video pendek oleh tim SnackVideo untuk meningkatkan literasi digital warga desa.
Sejumlah brand ternama turut mendukung acara, termasuk Realme dan Coolvita, yang menyelenggarakan sesi uji coba produk terbaru dan membagikan hadiah smartphone kepada peserta. Interaksi dan partisipasi warga pun tercatat tinggi sepanjang hari.
Direktur SnackVideo Indonesia, Yugo Prabowo, dalam sambutannya mengungkap pengalaman pribadinya saat mencoba permainan Engrang. “Saya jatuh, dan warga yang bahkan tak saya kenal langsung membantu dan membawa obat herbal. Kepedulian ini sangat menyentuh hati kami semua,” ujarnya.
Yugo juga mengumumkan rencana pembangunan tribun upacara permanen di Cipelah dan mengajak warga untuk merekam keindahan desa melalui video pendek. “Konten autentik dari kehidupan desa justru paling layak untuk dibagikan. Tidak perlu keahlian mengedit atau jumlah follower besar—cukup cerita yang tulus,” tambahnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bandung, Tatang Irawan menegaskan program ini sejalan dengan visi daerah untuk membentuk masyarakat sehat, cerdas, dan berakhlak.
Sejumlah brand ternama turut mendukung acara, termasuk Realme dan Coolvita, yang menyelenggarakan sesi uji coba produk terbaru dan membagikan hadiah smartphone kepada peserta. Interaksi dan partisipasi warga pun tercatat tinggi sepanjang hari.
Direktur SnackVideo Indonesia, Yugo Prabowo, dalam sambutannya mengungkap pengalaman pribadinya saat mencoba permainan Engrang. “Saya jatuh, dan warga yang bahkan tak saya kenal langsung membantu dan membawa obat herbal. Kepedulian ini sangat menyentuh hati kami semua,” ujarnya.
Yugo juga mengumumkan rencana pembangunan tribun upacara permanen di Cipelah dan mengajak warga untuk merekam keindahan desa melalui video pendek. “Konten autentik dari kehidupan desa justru paling layak untuk dibagikan. Tidak perlu keahlian mengedit atau jumlah follower besar—cukup cerita yang tulus,” tambahnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bandung, Tatang Irawan menegaskan program ini sejalan dengan visi daerah untuk membentuk masyarakat sehat, cerdas, dan berakhlak.
Lihat Juga :