Menolak Direlokasi, Masyarakat Enam Desa di Pelalawan Tawarkan Penghijaun Hutan

Jum'at, 11 Juli 2025 - 21:28 WIB
loading...
A A A
Baca juga: 7.000 Hektare Lahan TNBBS Dijadikan Perkebunan, 4.517 Orang Huni Kawasan Konservasi Hutan

Berdasarkan hasil inventarisasi BKSDA 2006, Abdul Aziz menyebutkan kawasan yang sekarang disebut Taman Nasional bukan lagi hutan primer. Hutan dengan kerapatan kayu di atas 70% hanya tersisa sekitar 10 ribu hektare, sementara yang berkepadatan 40-70% hanya 8.000 hektare. Padahal, merujuk pada PP 47 Tahun 1997 tentang Rencana Tata Ruang Nasional, Taman Nasional seharusnya masih alami.

"Ini malah diambil. Sama seperti penunjukan Taman Nasional tahap pertama, penunjukan perluasan Taman Nasional di tahun 2009, arealnya juga bukan hutan murni lagi, karena sebelumnya bekas HPH PT Nanjak Makmur. Hasil identifikasi Balai Taman Nasional dan WWF tahun 2010 bahkan menyebut lebih dari 28.000 hektare areal yang ditunjuk menjadi Taman Nasional itu, sudah dikuasai oleh masyarakat," tambahnya.

Abdul Aziz juga menegaskan TNTN baru memiliki batas definitif pada tahun 2011. Seharusnya, hak-hak masyarakat yang telah lebih dulu ada di sana dikeluarkan dari areal yang menjadi Taman Nasional, namun hal itu tidak dilakukan, sehingga masyarakat terperangkap.



Mengenai klaim bahwa kawasan tersebut adalah paru-paru dunia, Aziz membantahnya. Ia merujuk pada data Direktorat Jenderal KSDAE yang menyebutkan bahwa yang diakui internasional sebagai paru-paru dunia di Riau adalah Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Bukit Batu, yang ditetapkan dalam konvensi di Jeju, Korea Selatan, tahun 2019, bukan TNTN.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Kolaborasi ESG Dorong...
Kolaborasi ESG Dorong Gerakan Penghijauan di Tengah Pesatnya Pembangunan Kaltim
Warga di Taman Nasional...
Warga di Taman Nasional Tesso Nilo Direlokasi, Menhut: Pulihkan Hutan Konservasi
Jababeka Tanam 200 Pohon,...
Jababeka Tanam 200 Pohon, Perkuat Komitmen Kawasan Industri Berteknologi Hijau
BNPB Sebut 269 KK Terdampak...
BNPB Sebut 269 KK Terdampak Longsor Cilacap Bakal Direlokasi
Kembalikan Fungsi TPU...
Kembalikan Fungsi TPU Menteng Pulo II, Pemkot Jaksel Bakal Relokasi Warga ke Rusun
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Kemenhut-Jepang Bahas...
Kemenhut-Jepang Bahas Kerja Sama Sister Park Wujudkan Taman Nasional Berkelas Dunia
Prabowo Siapkan Inpres-Keppres...
Prabowo Siapkan Inpres-Keppres Konservasi, Menhut: Pak Presiden Peduli Satwa-Taman Nasional
Rekomendasi
Jelang Final Piala Dunia...
Jelang Final Piala Dunia 2026, Spanyol Waspadai Permainan Keras Argentina
Mengenal Slavko Vincic,...
Mengenal Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved