Polisi Duga Mayat Misterius di Kali Ciliwung ASN Kemendagri yang Hilang
Jum'at, 11 Juli 2025 - 16:39 WIB
loading...
Kapolsek Pancoran Kompol Mansur. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Polsek Pancoran menyampaikan hasil autopsi sementara terhadap mayat pria yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di bantaran Kali Ciliwung, Rawajati Timur, Pancoran, Jakarta Selatan. Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menyebutkan, ciri-ciri jasad tersebut mendekati identik dengan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri ) berinisial OS.
Sebelumnya, OS dilaporkan hilang di kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat. “Dari hasil autopsi sementara, ditemukan ciri-ciri seperti jenggot serta tahi lalat di bawah mata dan di bawah dagu, yang sesuai dengan keterangan dari pihak keluarga,” ungkap Kompol Mansur di Mapolsek Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (11/7/2025).
Meski keluarga mengakui adanya kemiripan ciri-ciri, kepolisian masih menunggu hasil tes DNA untuk memastikan secara akurat identitas jenazah tersebut. Saat ini, proses autopsi masih berlangsung di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Baca Juga: 5 Fakta Kematian Diplomat Muda Kemlu di Menteng, Kasusnya Kini Ditangani Polda Metro
Sebelumnya, warga digegerkan oleh penemuan mayat pria dalam kondisi tragis—bagian kepala dan alat kelamin hilang di bantaran Kali Ciliwung pada Rabu (9/7/2025). Penemuan ini kemudian dihubungkan dengan laporan orang hilang atas nama OS, seorang ASN yang terakhir terlihat saat memancing di pinggiran kali kawasan Megamendung, Bogor, Sabtu lalu.
Pihak kepolisian akan terus mendalami kasus ini hingga identitas korban benar-benar terverifikasi dan penyebab kematian terungkap secara menyeluruh.
Sebelumnya, polisi menyebutkan telah menerima dua laporan orang hilang berkaitan ditemukannya mayat tanpa kepala di Kali Ciliwung, kawasan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Dua laporan tersebut berasal dari Puncak, Bogor.
"Ada dua keluarga yang melaporkan kaitannya dengan temuan di Rawajati," ujar Kapolsek Pancoran Kompol Mansur kepada wartawan, Kamis (10/7/2025).
Menurutnya, satu laporan merupakan keluarga korban yang anggota keluarganya hilang di kawasan Megamendung, Puncak saat sedang memancing. Satu laporan lainnya juga sama dari wilayah Megamendung dengan laporan orang hilang.
"Ada beberapa warga dari Puncak menghubungi kita bahwa ada salah satu keluarganya sudah satu minggu ini keseret air, lagi mancing terus kepeleset, terus keseret air. Lalu, satu ada dari Polsek Megamendung juga warga yang juga sama lapor orang hilang," tuturnya.
Dia menambahkan, mayat tanpa kepala itu pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak membersihkan Kali Ciliwung. Mendadak, ada mayat terapung di tengah gundukan sampah sehingga dilaporkan ke petugas.
Sebelumnya, petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan yang mengevakuasi mayat tanpa kepala membeberkan kondisi mayat tersebut. "Kondisi jenazah yang pertama itu tidak mengenakan pakaian, yang kedua dia posisi tengkurap. Ketiga, sebagian badan nggak ada organnya. Yang pertama ada kepala bagian belakang, yang kedua alat kelaminnya. Makanya pertama datang kita nggak bisa langsung identifikasi," ujar petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan Awal Danu kepada wartawan, Rabu (9/7/2025).
Menurutnya, petugas sempat mengalami kendala saat melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut. Sebab, terdapat banyak tumpukan sampah dan posisinya berada di belokan Kali Ciliwung sehingga butuh waktu cukup lama untuk evakuasi.
"Kemudian peralatan kami lumayan kesulitan karena ternyata ini korbannya sudah cukup lama, proses evakuasi sekitar satu jam. Diperkirakan tadi dari pihak dinas pemakaman, laki-laki," tuturnya.
Dia menerangkan, jenazah yang diperkirakan berjenis kelamin laki-laki itu telah dibawa ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan, guna proses autopsi. Perkara tersebut menjadi kewenangan kepolisian untuk penyelidikannya.
Sebelumnya, OS dilaporkan hilang di kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat. “Dari hasil autopsi sementara, ditemukan ciri-ciri seperti jenggot serta tahi lalat di bawah mata dan di bawah dagu, yang sesuai dengan keterangan dari pihak keluarga,” ungkap Kompol Mansur di Mapolsek Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (11/7/2025).
Meski keluarga mengakui adanya kemiripan ciri-ciri, kepolisian masih menunggu hasil tes DNA untuk memastikan secara akurat identitas jenazah tersebut. Saat ini, proses autopsi masih berlangsung di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Baca Juga: 5 Fakta Kematian Diplomat Muda Kemlu di Menteng, Kasusnya Kini Ditangani Polda Metro
Awal Penemuan Mayat
Sebelumnya, warga digegerkan oleh penemuan mayat pria dalam kondisi tragis—bagian kepala dan alat kelamin hilang di bantaran Kali Ciliwung pada Rabu (9/7/2025). Penemuan ini kemudian dihubungkan dengan laporan orang hilang atas nama OS, seorang ASN yang terakhir terlihat saat memancing di pinggiran kali kawasan Megamendung, Bogor, Sabtu lalu.
Pihak kepolisian akan terus mendalami kasus ini hingga identitas korban benar-benar terverifikasi dan penyebab kematian terungkap secara menyeluruh.
Sebelumnya, polisi menyebutkan telah menerima dua laporan orang hilang berkaitan ditemukannya mayat tanpa kepala di Kali Ciliwung, kawasan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Dua laporan tersebut berasal dari Puncak, Bogor.
"Ada dua keluarga yang melaporkan kaitannya dengan temuan di Rawajati," ujar Kapolsek Pancoran Kompol Mansur kepada wartawan, Kamis (10/7/2025).
Menurutnya, satu laporan merupakan keluarga korban yang anggota keluarganya hilang di kawasan Megamendung, Puncak saat sedang memancing. Satu laporan lainnya juga sama dari wilayah Megamendung dengan laporan orang hilang.
"Ada beberapa warga dari Puncak menghubungi kita bahwa ada salah satu keluarganya sudah satu minggu ini keseret air, lagi mancing terus kepeleset, terus keseret air. Lalu, satu ada dari Polsek Megamendung juga warga yang juga sama lapor orang hilang," tuturnya.
Dia menambahkan, mayat tanpa kepala itu pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak membersihkan Kali Ciliwung. Mendadak, ada mayat terapung di tengah gundukan sampah sehingga dilaporkan ke petugas.
Sebelumnya, petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan yang mengevakuasi mayat tanpa kepala membeberkan kondisi mayat tersebut. "Kondisi jenazah yang pertama itu tidak mengenakan pakaian, yang kedua dia posisi tengkurap. Ketiga, sebagian badan nggak ada organnya. Yang pertama ada kepala bagian belakang, yang kedua alat kelaminnya. Makanya pertama datang kita nggak bisa langsung identifikasi," ujar petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan Awal Danu kepada wartawan, Rabu (9/7/2025).
Menurutnya, petugas sempat mengalami kendala saat melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut. Sebab, terdapat banyak tumpukan sampah dan posisinya berada di belokan Kali Ciliwung sehingga butuh waktu cukup lama untuk evakuasi.
"Kemudian peralatan kami lumayan kesulitan karena ternyata ini korbannya sudah cukup lama, proses evakuasi sekitar satu jam. Diperkirakan tadi dari pihak dinas pemakaman, laki-laki," tuturnya.
Dia menerangkan, jenazah yang diperkirakan berjenis kelamin laki-laki itu telah dibawa ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan, guna proses autopsi. Perkara tersebut menjadi kewenangan kepolisian untuk penyelidikannya.
(zik)
Lihat Juga :