Selidiki Kasus Diplomat Tewas Terlilit Lakban, Polisi Periksa Ponsel hingga Laptop

Jum'at, 11 Juli 2025 - 08:34 WIB
loading...
Selidiki Kasus Diplomat...
Penyidik Polda Metro Jaya bakal melakukan digital forensik terhadap ponsel dan laptop Arya Daru Pangayunan, diplomat Kemlu yang ditemukan tewas terlilit lakban. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kasus kematian Arya Daru Pangayunan (39), diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang ditemukan tewas dalam kondisi terlilit lakban di kamar indekos di Menteng, Jakarta Pusat kini diambil alih Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Polisi pun bakal melakukan digital forensik terhadap ponsel milik korban.

“Nanti dari forensik barangkali membuka HP bisa di-trace, ke mana, jam berapa, dia berhubungan dengan siapa,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto kepada wartawan Kamis (10/7/2025) malam.

Baca juga: Penampakan Diplomat Muda Kemlu Terekam CCTV Sebelum Ditemukan Tewas Terlilit Lakban

Selain ponsel, Karyoto menuturkan laptop milik korban juga akan diperiksa. Dia menambahkan, hasil digital forensik ditargetkan rampung dalam sepekan ke depan.



“Bukti-bukti yang ada perlu dipelajari oleh forensik ya, baik CCTV kemudian hasil autopsi dan juga termasuk digital. Digital itu dari laptop dan lain-lain,” ujar dia.

“Mungkin seminggu lagi selesai, nanti ada kesimpulan, Insya Allah mudah-mudahan seminggu lagi selesai ya,” jelas dia.

Baca juga: Misteri Tewasnya Diplomat Muda Kemlu di Kamar Kos Jakpus Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Sebagai informasi, jasad ADP ditemukan pada Selasa (8/7/2025) lalu pukul 08.30 WIB. ADP ditemukan oleh penjaga kosnya sudah dalam kondisi kepala terlilit lakban.

Aktivitas Terakhir Korban)


Sebelumnya, Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandhi membeberkan aktivitas terakhir diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), ADP (39), sebelum ditemukan meninggal dunia di kawasan Gondangdia, Menteng , Jakarta Pusat. Aktivitasnya itu sempat terekam kamera CCTV.

"Penjaga di rumah malam hari, dia makan katanya di kosan itu. Kan ada ruangan kayak ruangan dapurnya. Saat itu malam hari, dia makan, mungkin habis ngegojek kali ya. Memang dibuktikan kelihatan di CCTV itu memang dia keluar buang sampah," ujar Kompol Rezha pada wartawan, Selasa (8/7/2025).

Menurutnya, penjaga kos korban sempat melihat korban makan di sebuah ruangan kos tersebut pada Senin, 6 Juli 2025 pukul 22.00-22.30 WIB. Makanan tersebut kemungkinan dipesan korban secara online. ADP sempat menyapa penjaga indekos tersebut.

Setelah membuang sampah, kata dia, ADP lantas masuk ke kamar indekosnya dan tak diketahui aktivitas korban hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (8/7/2025) pagi. Berdasarkan informasi, ADP juga sempat menghubungi istrinya.

"Istri itu Subuh mencoba menghubungi korban, tapi korban tidak bisa dihubungi. Komunikasi terakhir itu jam 21.00 WIB, istrinya pun mengiyakan (korban) telepon istrinya. Normal," katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Pertanyakan Penahanan: Razman Saja Tak Ditahan
Roy Suryo Kenakan Batik...
Roy Suryo Kenakan Batik Motif Garuda dan Kepalkan Tangan saat Tiba di Rutan Polda Metro
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, TNI-Polri Siaga di Lokasi
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Rekomendasi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Bank Kalteng Jadi Sponsor...
Bank Kalteng Jadi Sponsor Utama Adhyaksa FC di Super League Musim Depan
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved