Lisa Mariana Dipanggil Polda Jabar Soal Video Asusila, Dirres Siber: Tak Terkait Ridwan Kamil
Kamis, 10 Juli 2025 - 15:20 WIB
loading...
A
A
A
Dirres Siber menuturkan, jumlah video yang beredar di internet sebanyak tiga buah. Pemeran dalam video mesum itu, baik lelaki maupun perempuan, orang yang sama.
Baca juga: Ridwan Kamil Ternyata Telah Laporkan Lisa Mariana ke Mabes Polri pada 11 April 2025
"Semuanya sama (pemeran lelaki dan perempuan). Jadi ada tiga video yang telah beredar dengan dua pelaku yang sama. Tempat yang berbeda," tutur Dirres Siber.
Sampai saat ini, kata Kombes Resza, kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Penyidik tengah mengumpulkan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi, termasuk pria dan wanita pemeran video porno tersebut.
"Kami sudah memeriksa yang bersangkutan (satu pemeran lelaki dalam video porno). Jadi pelaku mengakui memang ada dalam video itu. Dari hasil penyelidikan kami, yang bersangkutan juga menyadari bahwa video itu direkam oleh keduanya. Secara sengaja dan sadar," ucap Kombes Resza.
Ditanya apakah video porno itu dibuat untuk dijual atau kepentingan pribadi? Dirres Siber menyatakan, berdasarkan penelusuran penyidik, sampai saat ini video porno itu masih beredar di internet dan berbayar.
Baca juga: Ridwan Kamil Ternyata Telah Laporkan Lisa Mariana ke Mabes Polri pada 11 April 2025
"Semuanya sama (pemeran lelaki dan perempuan). Jadi ada tiga video yang telah beredar dengan dua pelaku yang sama. Tempat yang berbeda," tutur Dirres Siber.
Sampai saat ini, kata Kombes Resza, kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Penyidik tengah mengumpulkan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi, termasuk pria dan wanita pemeran video porno tersebut.
"Kami sudah memeriksa yang bersangkutan (satu pemeran lelaki dalam video porno). Jadi pelaku mengakui memang ada dalam video itu. Dari hasil penyelidikan kami, yang bersangkutan juga menyadari bahwa video itu direkam oleh keduanya. Secara sengaja dan sadar," ucap Kombes Resza.
Ditanya apakah video porno itu dibuat untuk dijual atau kepentingan pribadi? Dirres Siber menyatakan, berdasarkan penelusuran penyidik, sampai saat ini video porno itu masih beredar di internet dan berbayar.
Lihat Juga :