Pemprov Jabar Bagi-bagi Hadiah Mobil Maskara untuk Desa Mandiri
Rabu, 09 September 2020 - 16:36 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Bambang mengatakan, capaian indeks desa membangun (IDM) di Provinsi Jabar yang menjadi indikator penetapan status desa terus mengalami peningkatan. Terbukti, jumlah desa mandiri di Jabar tahun ini naik signifikan hingga 270 desa dibandingkan tahun lalu yang hanya 98 desa.
Menurut Bambang, perbaikan aspek ekonomi, infrastruktur, dan sosial menjadi domain yang penting untuk meningkatkan status desa di Jabar yang jumlah totalnya mencapai 5.312 desa yang tersebar di 18 kabupaten dan Kota Banjar. (Baca: Indeks Desa Membangun di Banyuasin Meningkat)
"Tahun 2020 ditetapkan bahwa jumlah desa mandiri di Jawa Barat itu 270 desa, kemudian yang sangat tertinggal sudah tidak ada. Kita lakukan upaya perbaikan ekonomi desa supaya potensi desa dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," katanya.
Berdasarkan Permendesa PDTT Nomor 2 Tahun 2016 tentang IDM, papar Bambang, terdapat 52 indikator yang menentukan status desa, mulai dari dimensi pelayanan, kesehatan, akses pendidikan dasar, hingga keterbukaan wilayah terhadap lingkungan ekonomi. Oleh karenany, peningkatkan status desa seiring sejalan dengan dengan peningkatan indikator IDM.
Bambang juga mengatakan, peningkatan indikator IDM di Jabar tak lepas dari berbagai inovasi yang dicetuskan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur, Uu Ruzhanul Ulum dengan slogan Desa Juara lewat tiga pilarnya, yakni digitalisasi layanan desa, One Village One Company (OVOC), dan Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa).
Menurut Bambang, perbaikan aspek ekonomi, infrastruktur, dan sosial menjadi domain yang penting untuk meningkatkan status desa di Jabar yang jumlah totalnya mencapai 5.312 desa yang tersebar di 18 kabupaten dan Kota Banjar. (Baca: Indeks Desa Membangun di Banyuasin Meningkat)
"Tahun 2020 ditetapkan bahwa jumlah desa mandiri di Jawa Barat itu 270 desa, kemudian yang sangat tertinggal sudah tidak ada. Kita lakukan upaya perbaikan ekonomi desa supaya potensi desa dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," katanya.
Berdasarkan Permendesa PDTT Nomor 2 Tahun 2016 tentang IDM, papar Bambang, terdapat 52 indikator yang menentukan status desa, mulai dari dimensi pelayanan, kesehatan, akses pendidikan dasar, hingga keterbukaan wilayah terhadap lingkungan ekonomi. Oleh karenany, peningkatkan status desa seiring sejalan dengan dengan peningkatan indikator IDM.
Bambang juga mengatakan, peningkatan indikator IDM di Jabar tak lepas dari berbagai inovasi yang dicetuskan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur, Uu Ruzhanul Ulum dengan slogan Desa Juara lewat tiga pilarnya, yakni digitalisasi layanan desa, One Village One Company (OVOC), dan Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa).
Lihat Juga :