Banjir Berulang Kali Landa Cikarang Utara, Warga Mengungsi Tanpa Kepastian Solusi

Selasa, 08 Juli 2025 - 11:36 WIB
loading...
Banjir Berulang Kali...
Banjir setinggi 150 cm kembali melanda permukiman warga di Kampung Kaliulu, Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (8/7/2025). Foto: Ade Suhardi
A A A
BEKASI - Banjir setinggi 150 cm kembali melanda permukiman warga di Kampung Kaliulu, Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (8/7/2025). Air mulai masuk ke rumah-rumah warga sejak pukul 23.00 WIB, Senin (7/7/2025) setelah Sungai Kali Ulu yang melintasi kawasan itu kembali meluap akibat hujan deras.

Luapan air yang datang cepat dalam gelap malam membuat warga panik. Ratusan warga terpaksa meninggalkan rumah, termasuk lansia dan anak-anak tanpa sempat menyelamatkan harta benda.

Baca juga: Pramono Merenung di Bantaran Kali Ciliwung: Banjir Jakarta Tak Bisa Dilawan

Banyak di antara mereka memilih bertahan di pinggir jalan, karena tidak tersedia tempat pengungsian resmi dari pemerintah. “Air datang tiba-tiba. Semua barang hanyut, rumah nggak bisa ditempati. Semalam saya tidur di jalan, nggak ada alas, dingin sekali,” ujar Rohimah (66), warga korban banjir Cikarang Utara.

Menurut dia, banjir sudah menjadi bencana rutin di wilayahnya. Bahkan, 2 hari sebelum kejadian ini, banjir sempat merendam kawasan sama meski tak separah semalam.

Dia mempertanyakan efektivitas program normalisasi sungai yang selama ini digaungkan pemerintah daerah. “Katanya kali udah dibenerin, tapi nyatanya banjir malah makin sering. Ini udah nggak masuk akal. Kami butuh solusi yang benar-benar menyelamatkan,” katanya.

Banjir kali ini tidak hanya mengusik kenyamanan warga, tapi juga melumpuhkan aktivitas ekonomi. Rohimah yang sehari-hari berdagang nasi uduk terpaksa kehilangan seluruh barang dagangannya.

Dia hanya menggantungkan harapan pada bantuan logistik yang belum juga datang. Tidak adanya posko resmi memperburuk situasi. Warga menyebar di tepi jalan, di bawah tenda darurat atau terpal seadanya. Mereka mendesak pemerintah segera hadir, tidak hanya meninjau sesaat, tapi juga member kepastian solusi jangka panjang.

“Kalau memang sungainya sudah dinormalisasi, kenapa masih begini? Jangan tunggu kami tenggelam dulu baru datang,” ucapnya.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengenai jumlah korban terdampak, kerugian material, maupun langkah penanganan lanjutan yang direncanakan.

Fenomena banjir berulang di wilayah Bekasi menunjukkan kebutuhan mendesak akan evaluasi serius atas program pengendalian banjir. Di tengah krisis iklim dan urbanisasi yang terus berkembang, warga menuntut pemerintah tak lagi menunda langkah konkret demi keselamatan bersama.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Gelar Patroli KRYD dan...
Gelar Patroli KRYD dan Operasi Kejahatan Jalanan, Kapolsek Cikarang Pusat Pastikan Situasi Aman Kondusif
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
Cegah Banjir, 39,7 Ton...
Cegah Banjir, 39,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Sabi Kota Tangerang
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
The Hive Yutaka @ Oaze...
The Hive Yutaka @ Oaze Boulevard Hadir di Cikarang, Tawarkan Konsep Triple-Key
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia
Rekomendasi
Bank Kalteng Jadi Sponsor...
Bank Kalteng Jadi Sponsor Utama Adhyaksa FC di Super League Musim Depan
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved