Heboh Mahasiswa Ngaku Dibayar Rp100 Ribu Tolak Aksi KAMI di Gedung Sate
Rabu, 09 September 2020 - 15:10 WIB
loading...
Tangkapan layar video yang diunggah pemilik akun Youtube Dunia Akhirat. Foto: SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Jagat maya dihebohkan oleh beredarnya video yang menunjukkan pengakuan seseorang yang mengaku mahasiswa dibayar Rp100.000 untuk mengikuti aksi menolak Deklarasi KAM I Jawa Barat di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (7/9/2020).
Video tersebut kini mulai bertebaran di aplikasi Youtube, seperti yang diunggah pemilik akun Youtube Dunia Akhirat berjudul "Pro Kontra Deklarasi KAMI Jabar, "Mahasiswa" Penolak Deklarasi Kami ini Mengaku dibayar 100rb".(Baca juga : T olak Deklarasi KAMI, Sekelompok Orang Geruduk Hotel Pasundan )
Dalam video, pemuda berambut gondrong yang mengaku mahasiswa Universitas Islam Bandung (Unisba) itu membenarkan bahwa dirinya dibayar Rp100.000 saat didesak sejumlah orang yang mengerubunginya. "(Kamu dibayar berapa?) 100 (ribu)," akunya sambil menganggukan kepala.
Dia juga mengaku datang bersama dua orang lainnya ke Gedung Sate untuk mengikuti aksi tersebut. Namun, dia berkilah bahwa kedua orang itu merupakan teman dari temannya. "Terus terang aja nih pak, yang dua lagi teman, tapi temannya teman," ujarnya.
Saat didesak apakah dirinya disuruh seseorang untuk mengikuti aksi penolakan Deklarasi KAMI Jabar, pemuda yang mengenakan hoodie berwarna hijau itu menyebut nama Muhram Fauzi. "(Siapa yang nyuruh kamu?) Ada, (siapa namanya?) Muhram Fauzi. (orang mana? gak tau tuh orang mana," kilahnya.
Video tersebut kini mulai bertebaran di aplikasi Youtube, seperti yang diunggah pemilik akun Youtube Dunia Akhirat berjudul "Pro Kontra Deklarasi KAMI Jabar, "Mahasiswa" Penolak Deklarasi Kami ini Mengaku dibayar 100rb".(Baca juga : T olak Deklarasi KAMI, Sekelompok Orang Geruduk Hotel Pasundan )
Dalam video, pemuda berambut gondrong yang mengaku mahasiswa Universitas Islam Bandung (Unisba) itu membenarkan bahwa dirinya dibayar Rp100.000 saat didesak sejumlah orang yang mengerubunginya. "(Kamu dibayar berapa?) 100 (ribu)," akunya sambil menganggukan kepala.
Dia juga mengaku datang bersama dua orang lainnya ke Gedung Sate untuk mengikuti aksi tersebut. Namun, dia berkilah bahwa kedua orang itu merupakan teman dari temannya. "Terus terang aja nih pak, yang dua lagi teman, tapi temannya teman," ujarnya.
Saat didesak apakah dirinya disuruh seseorang untuk mengikuti aksi penolakan Deklarasi KAMI Jabar, pemuda yang mengenakan hoodie berwarna hijau itu menyebut nama Muhram Fauzi. "(Siapa yang nyuruh kamu?) Ada, (siapa namanya?) Muhram Fauzi. (orang mana? gak tau tuh orang mana," kilahnya.
Lihat Juga :