BUMD Jakarta Dharma Jaya Berkomitmen Perkuat Pilar Ekonomi Daerah
Sabtu, 05 Juli 2025 - 21:55 WIB
loading...
Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman dalam sebuah kesempatan. Dharma Jaya berkomitmen memperkuat pilar ekonomi daerah. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Perumda Dharma Jaya berkomitmen memperkuat pilar ekonomi daerah dengan meningkatkan pengembangan rencana bisnis perusahaan. BUMD Jakarta itu fokus peningkatan efisiensi operasional, inovasi produk protein hewani dan layanan masyarakat, serta menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pihak termasuk berkontribusi dalam perayaan HUT ke-498 Jakarta.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman berkomitmen mendukung ekonomi daerah dengan meningkatkan dan mengoptimalisasikan pengembangan rencana bisnis perusahaan yang dapat meningkatkan pendapatan.
“Kami berharap dengan meningkatnya pendapatan perusahaan, kami dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pendapatan daerah. Kami telah melakukan banyak upaya meningkatkan pendapatan dan kontribusi terhadap ekonomi daerah di antaranya memperluas pasar dan menjalin kemitraan strategis untuk memenuhi kebutuhan pangan strategis di Jakarta,” ujar Raditya, Sabtu (5/7/2025).
Baca juga: Jaga Ketahanan Pangan, Dharma Jaya Tambah Modern Channel
Menurut dia, peningkatan pendapatan dan perluasan pasar harus didukung dengan upaya menjaga ketahanan pangan dan memastikan ketersediaan pangan strategis di Jakarta. Salah satu upaya dengan membangun cold storage dengan kapasitas 5.000 ton di Cakung, Jakarta Timur.
“Cold storage ini menjadi salah satu cadangan pangan untuk Jakarta sekaligus dapat meningkatkan ketahanan pangan di Jakarta dan memastikan ketersediaan pangan,” katanya.
Rencana pembangunan cold storage merupakan langkah awal dari diversifikasi usaha karena Dharma Jaya berencana mengembangkan bisnisnya ke bidang logistik, khususnya ke sektor cold chain. Hal ini sejalan dengan transformasi Jakarta menjadi kota global yang memerlukan ketahanan pangan yang kuat.
Dharma Jaya telah melakukan program subsidi pangan dan stabilisasi harga untuk memastikan ketersediaan pangan strategis dan mengelola distribusi pangan dengan baik. "Kami berkomitmen memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Jakarta dan memastikan harga yang terjangkau," ucapnya.
Tidak hanya itu, Dharma Jaya juga telah melakukan kerja sama dengan peternak lokal di sejumlah daerah untuk meningkatkan ketersediaan pangan di Jakarta. “Baru-baru ini kita telah menandatangani nota kesepahaman dengan BUMD di Kediri untuk ketahanan pangan,” katanya.
Kemudian, memperluas pemasaran dengan membangun kemitraan masyarakat yang menjadi reseller dan membangun hub dan modern channel yang menjadi perpanjangtangan Dharma Jaya untuk lebih mendekatkan akses masyarakat membeli produk protein hewani dengan harga terjangkau. Sedangkan kemitraan dengan retail sudah ada 4 mitra dengan target 8 mitra di tahun ini.
Dharma Jaya berencana memperkuat posisinya sebagai pilar ekonomi daerah dengan melakukan kerja sama dengan seluruh pihak, termasuk BUMN dan asosiasi. Perusahaan ini juga berencana meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasionalnya untuk meningkatkan pendapatan dan kontribusi terhadap ekonomi daerah.
Kemudian, melakukan kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan asosiasi yang bergerak di sektor ketahanan pangan.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Jakarta Suharini Eliawati mengapresiasi Dharma Jaya yang terus melakukan upaya terobosan dalam menggerakkan ekonomi masyarakat dalam pengembangan usaha perusahaan yang berdampak dapat menjaga ketahanan pangan masyarakat di Jakarta.
“Perumda Dharma Jaya menjadi salah satu pilar ekonomi daerah dalam bidang ketahanan pangan. Dalam pengembangan bisnisnya, tidak hanya melebarkan bisnis komersialnya, tetapi BUMD ini tidak melupakan bagaimana menggerakkan ekonomi masyarakat dengan mengembangkan program reseller, waralaba dan kemitraan strategis lainnya,” ungkap Eli.
Upaya yang dilakukan Perumda Dharma Jaya selain memperluas lapangan pekerjaan dan membantu Pemprov Jakarta dalam menjaga ketahanan pangan, juga dapat menjaga pasokan dan stabilitas harga yang mempengaruhi inflasi di Jakarta dapat berjalan sesuai target.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman berkomitmen mendukung ekonomi daerah dengan meningkatkan dan mengoptimalisasikan pengembangan rencana bisnis perusahaan yang dapat meningkatkan pendapatan.
“Kami berharap dengan meningkatnya pendapatan perusahaan, kami dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pendapatan daerah. Kami telah melakukan banyak upaya meningkatkan pendapatan dan kontribusi terhadap ekonomi daerah di antaranya memperluas pasar dan menjalin kemitraan strategis untuk memenuhi kebutuhan pangan strategis di Jakarta,” ujar Raditya, Sabtu (5/7/2025).
Baca juga: Jaga Ketahanan Pangan, Dharma Jaya Tambah Modern Channel
Menurut dia, peningkatan pendapatan dan perluasan pasar harus didukung dengan upaya menjaga ketahanan pangan dan memastikan ketersediaan pangan strategis di Jakarta. Salah satu upaya dengan membangun cold storage dengan kapasitas 5.000 ton di Cakung, Jakarta Timur.
“Cold storage ini menjadi salah satu cadangan pangan untuk Jakarta sekaligus dapat meningkatkan ketahanan pangan di Jakarta dan memastikan ketersediaan pangan,” katanya.
Rencana pembangunan cold storage merupakan langkah awal dari diversifikasi usaha karena Dharma Jaya berencana mengembangkan bisnisnya ke bidang logistik, khususnya ke sektor cold chain. Hal ini sejalan dengan transformasi Jakarta menjadi kota global yang memerlukan ketahanan pangan yang kuat.
Dharma Jaya telah melakukan program subsidi pangan dan stabilisasi harga untuk memastikan ketersediaan pangan strategis dan mengelola distribusi pangan dengan baik. "Kami berkomitmen memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Jakarta dan memastikan harga yang terjangkau," ucapnya.
Tidak hanya itu, Dharma Jaya juga telah melakukan kerja sama dengan peternak lokal di sejumlah daerah untuk meningkatkan ketersediaan pangan di Jakarta. “Baru-baru ini kita telah menandatangani nota kesepahaman dengan BUMD di Kediri untuk ketahanan pangan,” katanya.
Kemudian, memperluas pemasaran dengan membangun kemitraan masyarakat yang menjadi reseller dan membangun hub dan modern channel yang menjadi perpanjangtangan Dharma Jaya untuk lebih mendekatkan akses masyarakat membeli produk protein hewani dengan harga terjangkau. Sedangkan kemitraan dengan retail sudah ada 4 mitra dengan target 8 mitra di tahun ini.
Dharma Jaya berencana memperkuat posisinya sebagai pilar ekonomi daerah dengan melakukan kerja sama dengan seluruh pihak, termasuk BUMN dan asosiasi. Perusahaan ini juga berencana meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasionalnya untuk meningkatkan pendapatan dan kontribusi terhadap ekonomi daerah.
Kemudian, melakukan kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan asosiasi yang bergerak di sektor ketahanan pangan.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Jakarta Suharini Eliawati mengapresiasi Dharma Jaya yang terus melakukan upaya terobosan dalam menggerakkan ekonomi masyarakat dalam pengembangan usaha perusahaan yang berdampak dapat menjaga ketahanan pangan masyarakat di Jakarta.
“Perumda Dharma Jaya menjadi salah satu pilar ekonomi daerah dalam bidang ketahanan pangan. Dalam pengembangan bisnisnya, tidak hanya melebarkan bisnis komersialnya, tetapi BUMD ini tidak melupakan bagaimana menggerakkan ekonomi masyarakat dengan mengembangkan program reseller, waralaba dan kemitraan strategis lainnya,” ungkap Eli.
Upaya yang dilakukan Perumda Dharma Jaya selain memperluas lapangan pekerjaan dan membantu Pemprov Jakarta dalam menjaga ketahanan pangan, juga dapat menjaga pasokan dan stabilitas harga yang mempengaruhi inflasi di Jakarta dapat berjalan sesuai target.
(jon)
Lihat Juga :