Sejumlah Tokoh Agama Bertemu di Polres Sukabumi, Insiden Cidahu Berakhir Damai
Senin, 30 Juni 2025 - 21:47 WIB
loading...
A
A
A
Kapolres Sukabumi juga mengajak seluruh elemen masyarakat tetap menjaga nilai toleransi dan menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin.
Baca juga: Di Muktamar Sufi, Jokowi Akui Masih Ditemukan Kasus Intoleransi di Indonesia
“Kejadian ini menjadi pembelajaran kita bersama untuk menjaga kerukunan dan toleransi beragama sesuai aturan dan nilai-nilai kebangsaan. Alhamdulillah, kondisi saat ini sudah terjaga dengan baik,” ujar Samian.
Selain itu, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sukabumi, Pendeta Beresan Bagaring juga menegaskan bahwa bangunan yang menjadi lokasi kegiatan bukanlah gereja. Melainkan rumah singgah milik pribadi yang digunakan untuk retret pelajar.
"Yang dirusak itu bukan gereja. Ini bukan kegiatan ibadah formal, melainkan retret atau pembinaan. Kami sudah komunikasi dengan camat, kepala desa, dan RT. Semua pihak sudah bersepakat menyelesaikan ini dengan damai. Bagi saya, masalah ini selesai dan jadi pelajaran bersama,” ujar Pendeta Beresan Bagaring.
Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sukabumi, Tri Romadhono Suwardianto, yang mewakili Bupati Sukabumi, menyatakan apresiasinya atas inisiatif Kapolres Sukabumi dalam mengumpulkan semua unsur terkait.
Baca juga: Di Muktamar Sufi, Jokowi Akui Masih Ditemukan Kasus Intoleransi di Indonesia
“Kejadian ini menjadi pembelajaran kita bersama untuk menjaga kerukunan dan toleransi beragama sesuai aturan dan nilai-nilai kebangsaan. Alhamdulillah, kondisi saat ini sudah terjaga dengan baik,” ujar Samian.
Selain itu, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sukabumi, Pendeta Beresan Bagaring juga menegaskan bahwa bangunan yang menjadi lokasi kegiatan bukanlah gereja. Melainkan rumah singgah milik pribadi yang digunakan untuk retret pelajar.
"Yang dirusak itu bukan gereja. Ini bukan kegiatan ibadah formal, melainkan retret atau pembinaan. Kami sudah komunikasi dengan camat, kepala desa, dan RT. Semua pihak sudah bersepakat menyelesaikan ini dengan damai. Bagi saya, masalah ini selesai dan jadi pelajaran bersama,” ujar Pendeta Beresan Bagaring.
Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sukabumi, Tri Romadhono Suwardianto, yang mewakili Bupati Sukabumi, menyatakan apresiasinya atas inisiatif Kapolres Sukabumi dalam mengumpulkan semua unsur terkait.
Lihat Juga :