Update! Perwira TNI AL Ternyata Dikeroyok 15 Orang di Terminal Arjosari Malang
Senin, 30 Juni 2025 - 13:37 WIB
loading...
Fakta baru terungkap dari pengeroyokan perwira TNI AL Letda Abu Yamin di Terminal Arjosari Malang. Ternyata pelaku pengeroyokan sebanyak 15 orang pada Kamis (26/6/2025). Foto: Avirista Midaada
A
A
A
MALANG - Fakta baru terungkap dari pengeroyokan perwira TNI Angkatan Laut (AL) di Terminal Arjosari Malang. Ternyata pelaku pengeroyokan sebanyak 15 orang pada Kamis (26/6/2025).
Korban bernama Letda Abu Yamin yang bertugas di Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V Surabaya yang kini masih dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang setelah menjalani operasi.
Menantu korban, Muhammad Fadhol menuturkan mertuanya dikeroyok lebih dari 10 orang di Terminal Arjosari Malang. Saat itu, Abu Yamin baru tiba dari Surabaya dan menunggu jemputan dari keluarga.
Baca juga: 7 Fakta Pengeroyokan Perwira TNI AL di Terminal Arjosari Malang, Korban Bertugas di POMAL
"Kalau kronologi pastinya nggak tahu, cuma waktu itu bapak habis pulang dari Surabaya kan dinas di Surabaya, tapi karena ketemu temannya asongan diajak ngopi di sana," ujar Fadhol ditemui di rumah korban Jalan Teluk Pelabuhan Ratu, Kelurahan Arjosari, Kota Malang, Senin (30/6/2025).
Tapi, tiba-tiba ada beberapa juru panggil penumpang (jupang) yang menarik uang ke kru bus terlalu besar. Padahal, untuk bus Patas jurusan Surabaya ketika momen liburan dibanderol Rp40 ribu. Dari sanalah terjadi adu mulut antara pelaku dengan korban.
"Setelah itu orang ini pergi dikira sudah selesai, tapi saat ngopi dan teman ayah ini ditinggal salat tiba-tiba datang banyak orang mengerumuni, ada 15 orang yang datang mengerumuni," tuturnya.
Seketika itu korban yang baru pulang dinas dari Surabaya langsung dikeroyok ramai-ramai oleh belasan orang. Mereka mengeroyok Abu Yamin dengan tangan kosong dan ada yang menggunakan senjata tajam (sajam).
"Setahu ayah ada yang pakai senjata tajam, cuma kurang jelas karena kan matanya itu kena dulu, jadi kena pukul dikeroyok ramai-ramai," ujar Fadhol.
Korban sempat ditolong temannya yang bekerja sebagai pedagang asongan, tapi justru temannya ditendang oleh pelaku lain. Bahkan, salah satu kru bus berusaha membantu Abu Yamin, tapi lagi-lagi terkena tendangan saat mau melerai.
Sebelumnya diberitakan, pengeroyokan menimpa perwira TNI AL di Terminal Arjosari Malang. Anggota TNI AL itu dikeroyok sejumlah orang jupang pada Kamis (26/6/2025). Korban mengalami luka parah di kepala hingga darahnya berceceran di depan jalur keberangkatan bus Patas jurusan Surabaya.
Korban bernama Letda Abu Yamin yang bertugas di Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V Surabaya yang kini masih dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang setelah menjalani operasi.
Menantu korban, Muhammad Fadhol menuturkan mertuanya dikeroyok lebih dari 10 orang di Terminal Arjosari Malang. Saat itu, Abu Yamin baru tiba dari Surabaya dan menunggu jemputan dari keluarga.
Baca juga: 7 Fakta Pengeroyokan Perwira TNI AL di Terminal Arjosari Malang, Korban Bertugas di POMAL
"Kalau kronologi pastinya nggak tahu, cuma waktu itu bapak habis pulang dari Surabaya kan dinas di Surabaya, tapi karena ketemu temannya asongan diajak ngopi di sana," ujar Fadhol ditemui di rumah korban Jalan Teluk Pelabuhan Ratu, Kelurahan Arjosari, Kota Malang, Senin (30/6/2025).
Tapi, tiba-tiba ada beberapa juru panggil penumpang (jupang) yang menarik uang ke kru bus terlalu besar. Padahal, untuk bus Patas jurusan Surabaya ketika momen liburan dibanderol Rp40 ribu. Dari sanalah terjadi adu mulut antara pelaku dengan korban.
"Setelah itu orang ini pergi dikira sudah selesai, tapi saat ngopi dan teman ayah ini ditinggal salat tiba-tiba datang banyak orang mengerumuni, ada 15 orang yang datang mengerumuni," tuturnya.
Seketika itu korban yang baru pulang dinas dari Surabaya langsung dikeroyok ramai-ramai oleh belasan orang. Mereka mengeroyok Abu Yamin dengan tangan kosong dan ada yang menggunakan senjata tajam (sajam).
"Setahu ayah ada yang pakai senjata tajam, cuma kurang jelas karena kan matanya itu kena dulu, jadi kena pukul dikeroyok ramai-ramai," ujar Fadhol.
Korban sempat ditolong temannya yang bekerja sebagai pedagang asongan, tapi justru temannya ditendang oleh pelaku lain. Bahkan, salah satu kru bus berusaha membantu Abu Yamin, tapi lagi-lagi terkena tendangan saat mau melerai.
Sebelumnya diberitakan, pengeroyokan menimpa perwira TNI AL di Terminal Arjosari Malang. Anggota TNI AL itu dikeroyok sejumlah orang jupang pada Kamis (26/6/2025). Korban mengalami luka parah di kepala hingga darahnya berceceran di depan jalur keberangkatan bus Patas jurusan Surabaya.
(jon)
Lihat Juga :