5 Fakta Pembunuhan Berantai Mahasiswi di Padang Pariaman, Nomor 5 Pelaku Tak Disangka Sekeji Itu
Jum'at, 20 Juni 2025 - 16:04 WIB
loading...
A
A
A
“Pelaku juga menyebut Adek sebagai orang yang memperkenalkan Cika dengan pria lain saat KKN. Karena diliputi rasa cemburu dan amarah, pelaku mengaku membunuh keduanya,” kata Faisol.
Dalam pemeriksaan awal, tersangka Wanda juga mengaku membuang jasad Cika dan Adek ke dalam sebuah sumur di sekitar Pasar Usang. Tim gabungan dari Polres Padang Pariaman dan BPBD telah melakukan pembongkaran sumur untuk mencari jenazah kedua korban.
Warga sekitar rumah pelaku menyatakan, tersangka Wanda selama ini dikenal sebagai pemuda pendiam, sopan, dan tidak pernah menimbulkan kecurigaan.
“Dia sering menyapa kami dengan ramah. Dari semua saudaranya, dia yang paling sopan dan tidak pernah berbuat macam-macam. Kami benar-benar tidak menyangka dia melakukan hal seperti ini,” ungkap Rosniati (75), salah satu tetangga pelaku.
Wanda diketahui bekerja sebagai satpam di sebuah pabrik bata ringan. Rumahnya sederhana, dan sumur tua di belakang rumah sudah lama tidak digunakan sejak warga beralih menggunakan air PDAM.
“Sumur itu sudah lama tidak dipakai. Sejak PDAM masuk, warga tidak lagi menggunakan air dari sumur tersebut,” ungkap Rosniati.
5. Jasad Dua Gadis Dibuang ke Sumur Tua
Dalam pemeriksaan awal, tersangka Wanda juga mengaku membuang jasad Cika dan Adek ke dalam sebuah sumur di sekitar Pasar Usang. Tim gabungan dari Polres Padang Pariaman dan BPBD telah melakukan pembongkaran sumur untuk mencari jenazah kedua korban.
Warga sekitar rumah pelaku menyatakan, tersangka Wanda selama ini dikenal sebagai pemuda pendiam, sopan, dan tidak pernah menimbulkan kecurigaan.
“Dia sering menyapa kami dengan ramah. Dari semua saudaranya, dia yang paling sopan dan tidak pernah berbuat macam-macam. Kami benar-benar tidak menyangka dia melakukan hal seperti ini,” ungkap Rosniati (75), salah satu tetangga pelaku.
Wanda diketahui bekerja sebagai satpam di sebuah pabrik bata ringan. Rumahnya sederhana, dan sumur tua di belakang rumah sudah lama tidak digunakan sejak warga beralih menggunakan air PDAM.
“Sumur itu sudah lama tidak dipakai. Sejak PDAM masuk, warga tidak lagi menggunakan air dari sumur tersebut,” ungkap Rosniati.
(shf)
Lihat Juga :