5 Fakta Pembunuhan Berantai Mahasiswi di Padang Pariaman, Nomor 5 Pelaku Tak Disangka Sekeji Itu

Jum'at, 20 Juni 2025 - 16:04 WIB
loading...
5 Fakta Pembunuhan Berantai...
Rumah tersangka SJ alias Wanda (25), pelaku pembunuhan berantai tiga mahasiswi disertai mutilasi di Korong Lakuak, Pasar Usang, Nagari Sungai Buluh, Batang Anai, Padang Pariaman, Sumatera Barat. Foto/Rus Akbar
A A A
PADANG PARIAMAN - Pembunuhan berantai wanita muda menggegerkan warga Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Tiga mahasiswi dibunuh dengan secara sadis. Jasad dua gadis dibuang ke dalam sumur tua, sedangkan satu gadis dimutilasi dan potongan tubuhnya dibuang ke sejumlah tempat.

Terungkap sejumlah fakta di balik pembunuhan berantai ini. Terungkap pelaku ternyata seorang pria berinisial SJ alias Wanda (25). Pelaku diketahui merupakan seorang petugas keamanan asal Korong Lakuak, Pasar Usang, Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai.

Polisi menangkap pelaku setelah sebelumnya ditemukan sejumlah potongan tubuh manusia di aliran Sungai Batang Anai, Padang Pariaman. Setelah diselidiki, pelaku pembunuhan disertai mutilasi mengarah ke tersangka Wanda. Hingga akhirnya ditangkap pada Kamis (19/6/2025) pukul 02.00 WIB.

Berikut 5 Fakta Pembunuhan Berantai Mahasiswi di Padang Pariaman

1. Tiga Gadis Muda Dibunuh

Tersangka Wanda membunuh tiga gadis secara beruntun. Tersangka terakhir membunuh dan memutilasi korban Septi Ananda (25), seorang mahasiswi pada Minggu, 15 Juni 2025, sekitar pukul 15.00 WIB. Jasad korban dipotong menjadi 10 bagian dan dibuang di sejumlah tempat.



Bagian tubuh korban ditemukan pada Selasa (17/6/2025) dan Rabu (18/6/2025). “Bagian tubuh korban diduga dipotong menjadi 10 bagian dan dibuang secara terpisah,” kata Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, Kamis (19/6/2025).

Lebih mengejutkan, dari hasil interogasi, pelaku mengaku juga membunuh dua perempuan lain yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Januari 2024, yakni Siska Oktavia Rusdi (23) alias Cika, dan Adek Gustiana (24).

2. Potongan Tubuh Dibuang di Sungai Batang Anai


Potongan tubuh jasad Septi Ananda dimutilasi dan dibuang di aliran Sungai Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Jasad korban tanpa kepala ditemukan mengapung di Sungai Batang Anai.

Sedangkan potongan kepala dan tangan manusia ditemukan di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Lokasi penemuan ini berjarak sekitar enam kilometer dari tempat ditemukannya tubuh korban.

Potongan kepala tersebut ditemukan dalam kondisi tersapu ombak dan terdampar di bibir pantai. Kepala itu terbungkus kain sarung bermotif kotak-kotak berwarna cokelat.

Di waktu hampir bersamaan, potongan kaki kanan manusia juga kembali ditemukan mengambang di Sungai Batang Anai, tepatnya di Korong Talao Mundam, Nagari Katapiang, Batang Anai, Padang Pariaman.

3. Motif Pembunuhan Utang Piutang


Dugaan sementara motif saat ini karena utang-piutang antara korban dengan pelaku. Karena terdesak dan tidak mampu membayar, pelaku kemudian nekat membunuh dan memutilasi korban.

"Korban meminjam uang kepada pelaku, lalu saat ditagih tidak mampu membayar. Dari sanalah timbul niat untuk membunuh,” ujar Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir.

4. Dua Gadis Lainnya Dibunuh Bersamaan


Tersangka juga mengaku membunuh dua gadis lainnya, Siska Oktavia Rusdi (23) alias Cika, dan Adek Gustiana (24). Kedua korban dilaporkan hilang sejak Januari 2024.

Kedua korban pamit kepada keluarga hendak ke Kota Padang pada Sabtu, 13 Januari 2024, dengan sepeda motor Yamaha Mio M3 warna merah hitam BA 4292 FE. Motor itu ditemukan 11 hari kemudian oleh seorang petani di sekitar Kampus MTI Tabing, Kota Padang. Namun, kedua korban tak pernah ditemukan hingga lebih dari setahun.

Kapolres mengatakan, berdasarkan pengakuan pelaku, pembunuhan terhadap Cika dan Adek dipicu persoalan pribadi. Pelaku mengaku menjalin hubungan asmara dengan Cika, tetapi merasa dikhianati karena Cika disebut berselingkuh.

“Pelaku juga menyebut Adek sebagai orang yang memperkenalkan Cika dengan pria lain saat KKN. Karena diliputi rasa cemburu dan amarah, pelaku mengaku membunuh keduanya,” kata Faisol.

5. Jasad Dua Gadis Dibuang ke Sumur Tua


Dalam pemeriksaan awal, tersangka Wanda juga mengaku membuang jasad Cika dan Adek ke dalam sebuah sumur di sekitar Pasar Usang. Tim gabungan dari Polres Padang Pariaman dan BPBD telah melakukan pembongkaran sumur untuk mencari jenazah kedua korban.

Warga sekitar rumah pelaku menyatakan, tersangka Wanda selama ini dikenal sebagai pemuda pendiam, sopan, dan tidak pernah menimbulkan kecurigaan.

“Dia sering menyapa kami dengan ramah. Dari semua saudaranya, dia yang paling sopan dan tidak pernah berbuat macam-macam. Kami benar-benar tidak menyangka dia melakukan hal seperti ini,” ungkap Rosniati (75), salah satu tetangga pelaku.

Wanda diketahui bekerja sebagai satpam di sebuah pabrik bata ringan. Rumahnya sederhana, dan sumur tua di belakang rumah sudah lama tidak digunakan sejak warga beralih menggunakan air PDAM.

“Sumur itu sudah lama tidak dipakai. Sejak PDAM masuk, warga tidak lagi menggunakan air dari sumur tersebut,” ungkap Rosniati.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
13 Potongan Tubuh Ditemukan...
13 Potongan Tubuh Ditemukan di Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II
Universitas Budi Luhur...
Universitas Budi Luhur Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Mahasiswi
Polisi Ungkap Korban...
Polisi Ungkap Korban Mutilasi di Bekasi karena Menolak Ajakan Curi Mobil Bosnya
Terungkap! Pelaku Mutilasi...
Terungkap! Pelaku Mutilasi Pria Dalam Freezer di Bekasi Rekan Korban
2 Pelaku Simpan Mayat...
2 Pelaku Simpan Mayat Korban Mutilasi di Bekasi Dalam Freezer, Tanpa Tangan dan Kaki
Lebaran di Samarinda...
Lebaran di Samarinda Digemparkan Penemuan Mayat Korban Mutilasi Dibungkus Karung
Mahasiswi AS Ditangkap...
Mahasiswi AS Ditangkap usai Bercanda Minta Netanyahu Mengebom Acara Universitas
Guru Besar Unpad Lecehkan...
Guru Besar Unpad Lecehkan Mahasiswi, Pelaku Dinonaktifkan!
Ditangkap Imigrasi,...
Ditangkap Imigrasi, WNA Asal Portugal Diduga Terlibat Kasus Pembunuhan dan Mutilasi
Rekomendasi
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 10 Rabu: Hubungan Mila dan Jaka Semakin Memanas
10 Rahasia Fajri TV...
10 Rahasia Fajri TV Push Rank Free Fire, Dijamin Peluang Booyah Makin Besar!
Presiden Belarus Lukashenko...
Presiden Belarus Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
Berita Terkini
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Melirik Geliat Transformasi...
Melirik Geliat Transformasi Digital dan Rahasia Transaksi Aman Masyarakat Kediri
Menginspirasi Publik,...
Menginspirasi Publik, Booth Program Keberlanjutan Hadirkan Solusi Kurangi Limbah Tekstil di Bandung
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved