Save The Children Bersama Anak dan Orang Muda Cegah 19 Ton Sampah Plastik di Jakarta
Jum'at, 20 Juni 2025 - 12:54 WIB
loading...
A
A
A
Tidak hanya fokus pada pengelolaan sampah, Child Campaigner juga mengembangkan materi edukasi kreatif seperti permainan ular tangga raksasa, Yes or No dengan spin wheel, hingga Tajalo (Tanya Jawab Lompat) untuk mengenalkan bahaya sampah dan cara mengelolanya dengan pendekatan menyenangkan.
“Melalui kampanye ini, kami ingin menyuarakan bahwa penggunaan plastik berlebih menimbulkan polusi yang dapat menjadi ancaman nyata bagi lingkungan tempat anak tumbuh, belajar, dan bermimpi. Kampanye ini adalah ajakan kepada semua pihak untuk bergerak bersama mengurangi dan mengelola sampah plastik,” ujar Shifa (17), anggota Child Campaigner Jakarta, Jumat (20/6/2025).
Aksi ini menjadi bukti bahwa ketika anak dan orang muda diberi ruang dan kepercayaan, mereka mampu menghadirkan perubahan nyata. Aksi mereka memang tampak sederhana, namun membawa dampak luas. Bayangkan jika tidak ada yang melakukannya maka sampah akan terus menumpuk tanpa solusi.
“Anak-anak dan orang muda bukan hanya korban dari dampak lingkungan yang dirusak oleh manusia itu sendiri, tetapi mereka juga bagian dari solusi. Melalui pendekatan partisipatif dan edukatif, kami ingin memastikan bahwa mereka memiliki ruang untuk berkontribusi," ujar Program Manager Ekonomi Sirkular Save The Children Indonesia Leonard Benny Johan.
Dengan semangat kolaborasi, edukasi, dan aksi nyata, program ekonomi sirkular menjadi contoh bahwa perubahan bisa dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten. Keterlibatan aktif anak dan orang muda serta didukung dengan kemitraan dengan pemerintah daerah menjadi fondasi penting dalam memperkuat dampak program.
“Melalui kampanye ini, kami ingin menyuarakan bahwa penggunaan plastik berlebih menimbulkan polusi yang dapat menjadi ancaman nyata bagi lingkungan tempat anak tumbuh, belajar, dan bermimpi. Kampanye ini adalah ajakan kepada semua pihak untuk bergerak bersama mengurangi dan mengelola sampah plastik,” ujar Shifa (17), anggota Child Campaigner Jakarta, Jumat (20/6/2025).
Aksi ini menjadi bukti bahwa ketika anak dan orang muda diberi ruang dan kepercayaan, mereka mampu menghadirkan perubahan nyata. Aksi mereka memang tampak sederhana, namun membawa dampak luas. Bayangkan jika tidak ada yang melakukannya maka sampah akan terus menumpuk tanpa solusi.
“Anak-anak dan orang muda bukan hanya korban dari dampak lingkungan yang dirusak oleh manusia itu sendiri, tetapi mereka juga bagian dari solusi. Melalui pendekatan partisipatif dan edukatif, kami ingin memastikan bahwa mereka memiliki ruang untuk berkontribusi," ujar Program Manager Ekonomi Sirkular Save The Children Indonesia Leonard Benny Johan.
Dengan semangat kolaborasi, edukasi, dan aksi nyata, program ekonomi sirkular menjadi contoh bahwa perubahan bisa dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten. Keterlibatan aktif anak dan orang muda serta didukung dengan kemitraan dengan pemerintah daerah menjadi fondasi penting dalam memperkuat dampak program.
(jon)
Lihat Juga :