CoEHAR-Unpad Dorong Pendekatan Berbasis Bukti untuk Kendalikan Dampak Merokok di Asia-Pasifik
Minggu, 15 Juni 2025 - 06:10 WIB
loading...
A
A
A
Hadir sebagai pembicara utama, Prof. Riccardo Polosa, Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam Universitas Catania sekaligus pendiri CoEHAR. Ia menyoroti pentingnya integrasi antara strategi berhenti merokok dan harm reduction sebagai dua pendekatan yang saling melengkapi.
"Upaya berhenti merokok dan harm reduction bukanlah dua hal yang terpisah. Keduanya adalah bagian dari satu strategi besar untuk menyelamatkan nyawa. Kita harus berhenti memperdebatkan perbedaan kecil dan mulai fokus pada kolaborasi," tegas Prof. Polosa.
Konferensi ini juga menjadi momentum peluncuran sejumlah proyek kolaboratif antara Unpad dan Universitas Catania, termasuk REPLICA Project yang mengkaji model implementasi harm reduction di berbagai negara. Selain itu, diperkenalkan juga Talent Research Award, sebuah inisiatif untuk mendukung dan memberdayakan peneliti muda di negara berkembang agar mampu memimpin riset berskala global.
Prof. Polosa menutup sesi dengan menekankan perlunya dukungan kebijakan yang progresif agar ilmu pengetahuan dapat berdampak nyata bagi masyarakat.
"Kami percaya bahwa sains menawarkan solusi nyata. Tapi untuk mengubah sains menjadi dampak, dibutuhkan regulasi yang progresif, kebijakan inklusif, dan strategi terpadu yang menyatukan sektor kesehatan, pendidikan, dan inovasi," katanya.
"Upaya berhenti merokok dan harm reduction bukanlah dua hal yang terpisah. Keduanya adalah bagian dari satu strategi besar untuk menyelamatkan nyawa. Kita harus berhenti memperdebatkan perbedaan kecil dan mulai fokus pada kolaborasi," tegas Prof. Polosa.
Konferensi ini juga menjadi momentum peluncuran sejumlah proyek kolaboratif antara Unpad dan Universitas Catania, termasuk REPLICA Project yang mengkaji model implementasi harm reduction di berbagai negara. Selain itu, diperkenalkan juga Talent Research Award, sebuah inisiatif untuk mendukung dan memberdayakan peneliti muda di negara berkembang agar mampu memimpin riset berskala global.
Prof. Polosa menutup sesi dengan menekankan perlunya dukungan kebijakan yang progresif agar ilmu pengetahuan dapat berdampak nyata bagi masyarakat.
"Kami percaya bahwa sains menawarkan solusi nyata. Tapi untuk mengubah sains menjadi dampak, dibutuhkan regulasi yang progresif, kebijakan inklusif, dan strategi terpadu yang menyatukan sektor kesehatan, pendidikan, dan inovasi," katanya.
(abd)
Lihat Juga :