Pj Wali Kota Makassar Minta Mutasi Tak Dikaitkan dengan Gerakan Politik
Selasa, 08 September 2020 - 12:22 WIB
loading...
Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin. Foto: Humas Pemkot Makassar
A
A
A
MAKASSAR - Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar , Rudy Djamaluddin meminta maaf kepada Bawaslu Kota Makassar karena tak menghadiri undangan klarifikasi soal mutasi jabatan. Menurut Rudy, karena agenda protokoler begitu padat, ia baru mengetahui surat tersebut saat malam hari.
"Undangannya kita tidak terima, baru saya diinformasikan pas malamnya," kata Rudy kepada awak media, Selasa (8/9/2020).
Baca juga: Pelantikan Pejabat Pemkot Sudah Kantongi Izin Mendagri
Ia menjelaskan, mutasi jabatan yang ia lakukan tidak berhubungan dengan gerakan politik. Pemerintahan Kota Makassar harus tetap berjalan dan tidak boleh terpengaruh dengan adanya pilwalkot Makassar 2020 .
"Saya mengimbau pada semua pihak, untuk tidak terlalu mudah mengaitkan antara kegiatan politik pilkada dengan kegiatan mutasi," katanya.
"Undangannya kita tidak terima, baru saya diinformasikan pas malamnya," kata Rudy kepada awak media, Selasa (8/9/2020).
Baca juga: Pelantikan Pejabat Pemkot Sudah Kantongi Izin Mendagri
Ia menjelaskan, mutasi jabatan yang ia lakukan tidak berhubungan dengan gerakan politik. Pemerintahan Kota Makassar harus tetap berjalan dan tidak boleh terpengaruh dengan adanya pilwalkot Makassar 2020 .
"Saya mengimbau pada semua pihak, untuk tidak terlalu mudah mengaitkan antara kegiatan politik pilkada dengan kegiatan mutasi," katanya.
Lihat Juga :