Belasan Narapidana Kabur dari Lapas Nabire, 3 Petugas Terluka Kena Sabetan Parang
Senin, 02 Juni 2025 - 17:55 WIB
loading...
Belasan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB, Nabire, Papua Tengah, melarikan diri pada Senin (2/6/2025). Mereka kabur dengan melukai petugas dengan senjata tajam. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Belasan narapidana ( napi ) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB, Nabire , Papua Tengah, melarikan diri pada Senin (2/6/2025). Mereka kabur dengan melukai petugas dengan senjata tajam.
Video kaburnya narapidana itu pun viral di media sosial instagram, @lbj_jakarta. Dalam video tersebut, terlihat petugas berusaha menahan tahanan yang kabur. Namun, narapidana tersebut melawan petugas dengan menyabetkan senjata tajam. Akibatnya, beberapa petugas mengalami luka-luka.
Kabag Humas Ditjenpas Rika Aprianti menyatakan, petugas yang luka-luka saat ini menjalani perawatan. "Tiga orang petugas sedang dalam perawatan rumah sakit," kata Rika saat dihubungi wartawan, Senin (2/6/2025).
Baca Juga: 19 Napi Kabur dari Lapas Nabire, 11 di Antaranya KKB
Namun, Rika tidak menjelaskan secara detail perihal luka-luka yang dialami petugas tersebut. Menurutnya, situasi di lapas saat ini sudah kondusif. "Saat kejadian Kalapas langsung berkoordinasi dengan Polres Nabire," ujarnya.
Rika melanjutkan, terhadap para tahanan yang kabur itu sedang dilakukan pencarian oleh petugas Lapas Nabire dengan menggandeng pihak kepolisian.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 19 napi melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Nabire, Papua Tengah, Senin (2/6/2025) pukul 11.00 WIT. Dari jumlah tersebut, 11 di antaranya merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang berasal dari wilayah Puncak Jaya, Puncak, dan Paniai.
Aksi pelarian berlangsung brutal. Salah satu napi, Ardinus Kogoya, tiba-tiba menyerang petugas menggunakan parang panjang yang diduga disembunyikan di balik punggung.
Parang tersebut diduga berasal dari dalam lapas dan biasa digunakan untuk memotong kayu bakar. Serangan itu menyebabkan tiga petugas mengalami luka.
Petugas yang terluka yakni Rahman (Ka Jaga), luka serius di jari telunjuk kiri: Yan Nawipa (Kasi Kamtib), luka sayat di tangan kiri: dan Jhosua Epimes (anggota jaga), luka pada jari tangan kanan.
Video kaburnya narapidana itu pun viral di media sosial instagram, @lbj_jakarta. Dalam video tersebut, terlihat petugas berusaha menahan tahanan yang kabur. Namun, narapidana tersebut melawan petugas dengan menyabetkan senjata tajam. Akibatnya, beberapa petugas mengalami luka-luka.
Kabag Humas Ditjenpas Rika Aprianti menyatakan, petugas yang luka-luka saat ini menjalani perawatan. "Tiga orang petugas sedang dalam perawatan rumah sakit," kata Rika saat dihubungi wartawan, Senin (2/6/2025).
Baca Juga: 19 Napi Kabur dari Lapas Nabire, 11 di Antaranya KKB
Namun, Rika tidak menjelaskan secara detail perihal luka-luka yang dialami petugas tersebut. Menurutnya, situasi di lapas saat ini sudah kondusif. "Saat kejadian Kalapas langsung berkoordinasi dengan Polres Nabire," ujarnya.
Rika melanjutkan, terhadap para tahanan yang kabur itu sedang dilakukan pencarian oleh petugas Lapas Nabire dengan menggandeng pihak kepolisian.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 19 napi melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Nabire, Papua Tengah, Senin (2/6/2025) pukul 11.00 WIT. Dari jumlah tersebut, 11 di antaranya merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang berasal dari wilayah Puncak Jaya, Puncak, dan Paniai.
Aksi pelarian berlangsung brutal. Salah satu napi, Ardinus Kogoya, tiba-tiba menyerang petugas menggunakan parang panjang yang diduga disembunyikan di balik punggung.
Parang tersebut diduga berasal dari dalam lapas dan biasa digunakan untuk memotong kayu bakar. Serangan itu menyebabkan tiga petugas mengalami luka.
Petugas yang terluka yakni Rahman (Ka Jaga), luka serius di jari telunjuk kiri: Yan Nawipa (Kasi Kamtib), luka sayat di tangan kiri: dan Jhosua Epimes (anggota jaga), luka pada jari tangan kanan.
(zik)
Lihat Juga :