Korban Longsor Gunung Kuda Cirebon Kembali Ditemukan, Total 20 Orang Meninggal Dunia
Senin, 02 Juni 2025 - 12:42 WIB
loading...
Tim SAR menemukan korban ke-20 di lokasi longsor Gunung Kuda, Dukupuntang, Cirebon, Senin (2/6/2025). Foto: Muslimin
A
A
A
CIREBON - Tim pencarian dan penyelamatan kembali menemukan satu jenazah korban longsor Gunung Kuda , Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Senin (2/6/2025). Korban pria ditemukan pukul 10.30 WIB di lokasi yang sama dengan penemuan korban-korban sebelumnya.
Sayangnya, hingga saat ini identitas korban belum dapat dipastikan karena kondisi sidik jari yang rusak.
Baca juga: Pemilik dan Kepala Teknik Tambang Jadi Tersangka Longsor Gunung Kuda Cirebon
"Alhamdulillah, satu korban lagi berhasil ditemukan. Namun, identitasnya belum diketahui karena sidik jarinya rusak. Yang jelas, korban berjenis kelamin laki-laki. Ini adalah korban ke-20 yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," ujar Koordinator Lapangan BPBD Kabupaten Cirebon Faozan.
Setelah dilakukan proses identifikasi awal oleh pihak kepolisian, jenazah dievakuasi ke RSUD Arjawinangun menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan penemuan ini, jumlah korban meninggal akibat tragedi longsor di lokasi galian C tersebut terus bertambah. Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap kemungkinan korban lainnya.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar menjauhi area longsor yang masih labil dan berpotensi menimbulkan bahaya susulan.
Diberitakan sebelumnya, pada Minggu (1/6/2025) tim SAR berhasil mengevakuasi 2 korban tertimbun longsor. Dengan hari ini ditemukan kembali, maka total korban jiwa sampai hari keempat berjumlah 20 orang. Diperkirakan masih terdapat 5 korban lagi yang tertimbun material longsor.
Sayangnya, hingga saat ini identitas korban belum dapat dipastikan karena kondisi sidik jari yang rusak.
Baca juga: Pemilik dan Kepala Teknik Tambang Jadi Tersangka Longsor Gunung Kuda Cirebon
"Alhamdulillah, satu korban lagi berhasil ditemukan. Namun, identitasnya belum diketahui karena sidik jarinya rusak. Yang jelas, korban berjenis kelamin laki-laki. Ini adalah korban ke-20 yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," ujar Koordinator Lapangan BPBD Kabupaten Cirebon Faozan.
Setelah dilakukan proses identifikasi awal oleh pihak kepolisian, jenazah dievakuasi ke RSUD Arjawinangun menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan penemuan ini, jumlah korban meninggal akibat tragedi longsor di lokasi galian C tersebut terus bertambah. Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap kemungkinan korban lainnya.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar menjauhi area longsor yang masih labil dan berpotensi menimbulkan bahaya susulan.
Diberitakan sebelumnya, pada Minggu (1/6/2025) tim SAR berhasil mengevakuasi 2 korban tertimbun longsor. Dengan hari ini ditemukan kembali, maka total korban jiwa sampai hari keempat berjumlah 20 orang. Diperkirakan masih terdapat 5 korban lagi yang tertimbun material longsor.
(jon)
Lihat Juga :