Kisah Lembu Peteng, Penguasa Madura Masuk Islam setelah Kerisnya Tak Mempan Tikam Sunan Ampel

Minggu, 01 Juni 2025 - 12:19 WIB
loading...
Kisah Lembu Peteng,...
Kisah penyebaran Islam di Nusantara menyimpan banyak cerita menarik. Salah satunya Lembu Peteng, penguasa Madura yang akhirnya memeluk Islam setelah mengalami peristiwa spiritual bersama Sunan Ampel. Foto: Diwan Mohammad Zahri
A A A
KISAHpenyebaran Islam di Nusantara menyimpan banyak cerita menarik. Salah satunya Lembu Peteng, tokoh penguasa Madura yang akhirnya memeluk Islam setelah mengalami peristiwa spiritual bersama Sunan Ampel .

Dalam sejumlah sumber sejarah, termasuk Atlas Wali Songo (2016), dikisahkan Lembu Peteng awalnya tidak menyukai kehadiran Sunan Ampel di tanah Jawa. Bahkan, dua utusan sang sunan yakni Khalifah Usen dan Syekh Ishak diusir Lembu Peteng.

Baca juga: Kisah Sunan Ampel dan Petuah Jawa Moh Limo yang Melegenda

Tak hanya itu, Lembu Peteng dikisahkan menyamar sebagai santri dan menyelinap ke Ampeldenta, tempat Sunan Ampel mengajar dengan niat mencelakai sang wali. Rencana itu dilaksanakan menjelang waktu salat Isya saat Sunan Ampel hendak berwudhu.

Ketika Lembu Peteng menikamkan keris pusakanya ke tubuh Sunan Ampel, senjata tersebut tak mampu melukai sang sunan. Keris itu tak mempan. Peristiwa ini membuat Lembu Peteng terkejut dan tersadar. Dia langsung memohon ampun dan menyatakan dirinya siap memeluk Islam.

Pendekatan Dakwah Penuh Kasih

Sunan Ampel atau Raden Rahmat dikenal sebagai Wali Songo yang pertama kali menyebarkan ajaran Islam di Jawa. Dia dikenal mengedepankan pendekatan yang damai, merangkul, dan penuh empati, termasuk dalam menghadapi reaksi keras dari masyarakat.

Dalam catatan sejarah lainnya, Sunan Ampel juga sempat mendapat ejekan dari kalangan masyarakat Majapahit ketika memperkenalkan salat lima waktu. Gerakan salat yang dianggap asing oleh masyarakat saat itu menjadi bahan tertawaan. Namun, Sunan Ampel tetap bersikap tenang dan sabar.

Ejekan juga datang saat Sunan Ampel memilih menghindari makanan tertentu seperti daging babi dan katak yang saat itu populer di kalangan masyarakat Majapahit. Dia lebih memilih daging kambing meski dianggap berbau oleh orang-orang di sekitarnya. Meski dicemooh, Sunan Ampel membalasnya dengan senyuman.

Latar Belakang dan Peran Strategis

Sunan Ampel merupakan putra dari Syekh Ibrahim As-Samarkandi, seorang ulama dari Kerajaan Campa (sekarang Kamboja). Dia tiba di Pulau Jawa pada awal abad ke-15 setelah Kerajaan Campa runtuh akibat serangan Kerajaan Koci (Vietnam).

Setibanya di Jawa, Sunan Ampel menetap di kawasan Ampel, Surabaya. Dia kemudian diangkat sebagai imam oleh Raja Majapahit dan menjadi salah satu tokoh penting dalam penyebaran Islam.

Menurut Sedjarah Regent Soerabaja, Sunan Ampel bahkan disebut sebagai bupati pertama Surabaya. Dia juga dikenal sebagai ayah dari dua wali besar lainnya yakni Sunan Bonang dan Sunan Drajat yang turut melanjutkan dakwah Islam di wilayah pesisir utara Jawa.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Permudah Akses, BM Emas...
Permudah Akses, BM Emas Perkuat Layanan Jual Beli Perhiasan Online di Madura
Krisis Moral: Membongkar...
Krisis Moral: Membongkar Lapisan Kebohongan di Dunia Modern
7 Tempat Wisata di Pamekasan,...
7 Tempat Wisata di Pamekasan, Ada Api Tak Kunjung Padam hingga Kampung Durian
Liburan ke Madura? Ini...
Liburan ke Madura? Ini 7 Tempat Wisata yang Lagi Hits dan Wajib Masuk Bucket List
Rekomendasi
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Berita Terkini
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved