Momen Raja Mataram dari Arogan Jadi Pemaaf dan Sabar Berkat Penghulu Sakti
Sabtu, 31 Mei 2025 - 09:11 WIB
loading...
A
A
A
Sang penghulu hanya mengirimkan wakilnya bernama Mas Khatib Anom dengan alasan sakit. Alhasil Sultan Agung sampai dibuat marah dengan ulah penghulu ini. Padahal, saat itu merupakan hari ulang tahunnya yang akan dirayakan secara besar-besaran
Menurut keterangan para khatib, sudah biasa Kiai Penghulu hanya mengirimkan wakilnya. Mendengar keterangan itu, Sultan Agung bertambah marah lalu dia mengutus seorang bintara dan dua bupati untuk menjemput paksa Kiai Penghulu Ahmad.
Sultan Agung bahkan sampai 4 kali menyuruh Kiai Penghulu untuk mendoakan selamatan, namun Kiai Penghulu tetap menolak dan menawarkan Mas Khatib mewakilinya. Sultan Agung menjadi marah besar, kemudian bertanya tentang alasan Kiai Penghulu enggan mendoakan selamatan.
"Jika hamba mendoakan selamatan Kanjeng Sultan semua hidangan tidak akan dapat dimakan oleh para tamu dan para abdi akan mendapat malu," kata Kiai Penghulu.
Dengan suara keras, Sultan Agung berkata lagi, "Saya ingin tahu buktinya!"
Menurut keterangan para khatib, sudah biasa Kiai Penghulu hanya mengirimkan wakilnya. Mendengar keterangan itu, Sultan Agung bertambah marah lalu dia mengutus seorang bintara dan dua bupati untuk menjemput paksa Kiai Penghulu Ahmad.
Sultan Agung bahkan sampai 4 kali menyuruh Kiai Penghulu untuk mendoakan selamatan, namun Kiai Penghulu tetap menolak dan menawarkan Mas Khatib mewakilinya. Sultan Agung menjadi marah besar, kemudian bertanya tentang alasan Kiai Penghulu enggan mendoakan selamatan.
"Jika hamba mendoakan selamatan Kanjeng Sultan semua hidangan tidak akan dapat dimakan oleh para tamu dan para abdi akan mendapat malu," kata Kiai Penghulu.
Dengan suara keras, Sultan Agung berkata lagi, "Saya ingin tahu buktinya!"
Lihat Juga :