Matangkan Kota Global, Protect Jakarta Resmi Diluncurkan
Kamis, 29 Mei 2025 - 10:56 WIB
loading...
Memastikan kesiapan Jakarta sebagai Kota Global dunia, program Protect Jakarta resmi diluncurkan, Senin (26/5/2025). Langkah ini mendukung sinergi dan kolaborasi Bank Indonesia (BI) bersama sejumlah pihak. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Memastikan kesiapan Jakarta sebagai Kota Global dunia, program Protect Jakarta resmi diluncurkan, Senin (26/5/2025). Langkah ini mendukung sinergi dan kolaborasi Bank Indonesia (BI) bersama sejumlah pihak.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Arlyana Abubakar mengatakan langkah ini memfokuskan pada penguatan sistem pembayaran digital dan perlindungan konsumen melalui peningkatan awareness dan penguatan komitmen antara regulator, industri, dan unsur terkait lainnya.
Baca juga: Wujudkan Jakarta Kota Global, Butuh Keselarasan Eksekutif dan Legislatif
"Tantangan yang cukup signifikan memerlukan sinergi yang kuat lintas stakeholders. Terlebih pertumbuhan ekonomi Jakarta diperkirakan berpeluang tumbuh pada kisaran 4,6-5,4 persen, dengan inflasi yang terkendali pada sasaran 2,5±1 persen, yang berarti juga akan bertumbuhnya transaksi antarpelaku usaha dan individu masyarakat melalui platform digital," ujar Arlyana, Rabu (28/5/2025).
Dalam talk show bertema “Digital Shield: Konsumen Terlindungi, Siber Terkendali”, Arlyana mengungkapkan terdapat gap antara tingkat inklusi keuangan dan literasi keuangan serta literasi digital di tengah pesatnya transformasi digital yang merupakan tantangan yang perlu kita tangani bersama.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Arlyana Abubakar mengatakan langkah ini memfokuskan pada penguatan sistem pembayaran digital dan perlindungan konsumen melalui peningkatan awareness dan penguatan komitmen antara regulator, industri, dan unsur terkait lainnya.
Baca juga: Wujudkan Jakarta Kota Global, Butuh Keselarasan Eksekutif dan Legislatif
"Tantangan yang cukup signifikan memerlukan sinergi yang kuat lintas stakeholders. Terlebih pertumbuhan ekonomi Jakarta diperkirakan berpeluang tumbuh pada kisaran 4,6-5,4 persen, dengan inflasi yang terkendali pada sasaran 2,5±1 persen, yang berarti juga akan bertumbuhnya transaksi antarpelaku usaha dan individu masyarakat melalui platform digital," ujar Arlyana, Rabu (28/5/2025).
Dalam talk show bertema “Digital Shield: Konsumen Terlindungi, Siber Terkendali”, Arlyana mengungkapkan terdapat gap antara tingkat inklusi keuangan dan literasi keuangan serta literasi digital di tengah pesatnya transformasi digital yang merupakan tantangan yang perlu kita tangani bersama.
Lihat Juga :