Justice For Argo Trending, Melanie Subono: Jangan Biarin Rakyat Tiri Diinjek Lagi
Rabu, 28 Mei 2025 - 10:03 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi, kata dia, kasus ini mendapat perhatian publik di media sosial lantaran diduga penanganan kasusnya tidak transparan. Hal itu dilandasi lantaran, pelaku, Christianto Pengarapenta Pengidahen Tarigan disebut punya pengaruh penting.
"Penanganan kasus Argo mesti berpihak pada keadilan, bukan status sosial,” tegas Abdullah dalam keterangannya yang dikutip, Rabu (28/5/2025).
Abdullah pun menyoroti banyaknya netizen yang meragukan kredibilitas penanganan kasus meninggalnya Argo. Hal ini lantaran polisi tidak melakukan penahanan terhadap Christiano sehingga dianggap janggal.
Selain itu, warganet juga mempertanyakan pernyataan polisi yang mengatakan Christiano tidak dalam keadaan mabuk atau negatif narkoba dan alkohol saat terjadi kecelakaan.
Warga media sosial pun semakin geram dengan kabar adanya pemberian uang dari pihak Christiano kepada keluarga Argo sekitar Rp1 miliar untuk pengobatan dan yang lainnya. Namun uang itu disebut juga sebagai uang ‘sogokan’ agar kasus kecelakaan ini diselesaikan secara kekeluargaan.
Abdullah pun mendesak pihak kepolisian yang menangani kasus ini untuk memberikan klarifikasi. "Dan polisi harus menjawab semua pertanyaan publik yang dianggap janggal,” ungkapnya
Ia juga meminta pihak kepolisian yang menangani kasus ini untuk menggandeng pihak lain, seperti Kompolnas dan Ombudsman. Menurutnya, hal ini diperlukan untuk menjawab keraguan publik terhadap penanganan kasus meninggalnya Argo.
“Ini demi memastikan bahwa penanganan kasus Argo yang ditabrak Christiano tidak diintervensi, dan prosedurnya sesuai dengan peraturan yang berlaku serta tidak ada perlakuan diskriminasi yang mengistimewakan pihak tertentu dalam penegakan hukum,” jelas Abduh.
Seperti diketahui, insiden tabrakan itu terjadi di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta pada Sabtu (24/5/2025) dini hari. Argo yang mengendarai motor Vario ditabrak oleh mobil BMW yang dikemudikan Christiano.
"Penanganan kasus Argo mesti berpihak pada keadilan, bukan status sosial,” tegas Abdullah dalam keterangannya yang dikutip, Rabu (28/5/2025).
Abdullah pun menyoroti banyaknya netizen yang meragukan kredibilitas penanganan kasus meninggalnya Argo. Hal ini lantaran polisi tidak melakukan penahanan terhadap Christiano sehingga dianggap janggal.
Selain itu, warganet juga mempertanyakan pernyataan polisi yang mengatakan Christiano tidak dalam keadaan mabuk atau negatif narkoba dan alkohol saat terjadi kecelakaan.
Warga media sosial pun semakin geram dengan kabar adanya pemberian uang dari pihak Christiano kepada keluarga Argo sekitar Rp1 miliar untuk pengobatan dan yang lainnya. Namun uang itu disebut juga sebagai uang ‘sogokan’ agar kasus kecelakaan ini diselesaikan secara kekeluargaan.
Abdullah pun mendesak pihak kepolisian yang menangani kasus ini untuk memberikan klarifikasi. "Dan polisi harus menjawab semua pertanyaan publik yang dianggap janggal,” ungkapnya
Ia juga meminta pihak kepolisian yang menangani kasus ini untuk menggandeng pihak lain, seperti Kompolnas dan Ombudsman. Menurutnya, hal ini diperlukan untuk menjawab keraguan publik terhadap penanganan kasus meninggalnya Argo.
“Ini demi memastikan bahwa penanganan kasus Argo yang ditabrak Christiano tidak diintervensi, dan prosedurnya sesuai dengan peraturan yang berlaku serta tidak ada perlakuan diskriminasi yang mengistimewakan pihak tertentu dalam penegakan hukum,” jelas Abduh.
Seperti diketahui, insiden tabrakan itu terjadi di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta pada Sabtu (24/5/2025) dini hari. Argo yang mengendarai motor Vario ditabrak oleh mobil BMW yang dikemudikan Christiano.
Lihat Juga :