Heboh Ayam Goreng Widuran Solo Non Halal, Manajemen Sampaikan Permohonan Maaf

Minggu, 25 Mei 2025 - 19:32 WIB
loading...
Heboh Ayam Goreng Widuran...
Berdiri sejak tahun 1973, Rumah Makan Ayam Goreng Widuran di Solo, Jawa Tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya informasi bahwa menu yang mereka jual ternyata tergolong non halal. Foto: Ist
A A A
SOLO - Dunia perkulineran di Kota Solo, Jawa Tengah, dihebohkan salah satu menu di rumah makan ayam goreng. Berdiri sejak tahun 1973, Rumah Makan Ayam Goreng Widuran menjadi sorotan publik setelah munculnya informasi bahwa menu yang mereka jual ternyata tergolong non halal.

Sejumlah konsumen kecewa karena selama ini tidak diberi informasi yang cukup jelas mengenai kandungan menu yang mereka sajikan.

Dari pantauan di rumah makan yang terletak di Jalan Sultan Syahrir, Kelurahan Kepatihan Kulon, Kecamatan Jebres, rumah makan terpantau cukup ramai. Spanduk rumah makan sudah diganti dan memberikan keterangan non halal.

Baca juga: Dewan Syariah Kota Surakarta Imbau Umat Islam Hindari Festival Kuliner Non-Halal

Begitu juga di media sosial Instagram rumah makan tersebut @ayamgorengwiduransolo, kini telah menyertakan keterangan non halal dideskripsinya. Bahkan terdapat postingan berisi pengumuman yang diunggah pada Jumat (23/5/2025).

"PEMBERITAHUAN
Kepada seluruh pelanggan Ayam Goreng Widuran,
Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan yang beredar di media sosial belakangan ini. Kami memahami bahwa hal ini menimbulkan keresahan dalam masyarakat.
Sebagai langkah awal, kami telah mencantumkan keterangan NON-HALAL secara jelas di seluruh outlet dan media sosial resmi kami.
Kami berharap masyarakat dapat memberi kami ruang untuk memperbaiki dan membenahi semuanya dengan itikad baik.
Hormat kami,
Manajemen Ayam Goreng Widuran," tulis postingan pengumuan yang di Instagram @ayamgorengwiduransolo.

Karyawan Ayam Goreng Widuran, Ranto mengatakan, pihak manajemen sudah memberikan pengumuman jika rumah makan tersebut non halal. Pengumuman terdapat di spanduk depan rumah makan, media sosial restoran, dan google maps.

"Sudah dikasih pengertian jika non halal. Sudah dikasih rekomendasi non halal. Itu viralnya (yang non halal) kremesnya," ujar Ranto, Minggu (25/5/2025).

Pencantuman keterangan non halal sudah dilakukan beberapa hari lalu. "Kebanyakan (pelanggan) non muslim, tapi yang muslim juga ada tapi sudah dikasih pengertian," katanya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Solo Ahmad Ulin Nur Hafsun menuturkan pelaku usaha harus taat pada regulasi yakni yang mengatur berkaitan dengan jaminan produk halal dan perlindungan konsumen.

"Ketentuannya harus mencantumkan kandungannya. Kalau non halal harus disebutkan di situ jika non halal. Kalau misal halal disebutkan halal dan sudah memiliki sertifikat halal," ujarnya.

Berkaitan dengan konsumen yang sempat kecele, Ulil mengatakan, dinas terkait harus melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo Agus Santoso menyampaikan hal tersebut sudah dirapatkan dengan sejumlah OPD. Sedianya, pengecekan akan dilakukan pada Selasa (27/5/2025).

"Kemarin sudah kita Rakorkan dengan beberapa OPD, rencana Selasa kita cek ke lokasi. Karena kalau dari Dinas Pertanian berkaitan dengan bahan mentah, kalau yang makanan matang DKK dengan BPOM," ujar Agus.

Dia belum bisa memastikan memang ada makanan yang non halal atau tidak. Sebab, pengecekan baru akan dilakukan 3 hari lagi. "Selasa baru kita pastikan, non halalnya itu di mana. Kan baru Selasa dicek dengan tim," ucapnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Kabar Baik, RS Kardiologi...
Kabar Baik, RS Kardiologi Emirates Indonesia Solo Kini Layani Pasien BPJS Kesehatan
Ketum Gerakan Dapur...
Ketum Gerakan Dapur Indonesia Kembangkan Kuliner Tanah Air di China
Cek Kesehatan Gratis...
Cek Kesehatan Gratis di Solo, Kolesterol dan Tekanan Darah Banyak Ditemukan
Mulai 30 April Warga...
Mulai 30 April Warga Tangsel Urus Izin hingga Cari Kuliner Hits lewat AI Tangsel ONE
Solusi Praktis Restoran...
Solusi Praktis Restoran Modern: Kelola Semua Pesanan Daring Cukup dari Satu Layar
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Hari Keempat PRJ 2026...
Hari Keempat PRJ 2026 Padat Pengunjung, Area Kuliner Paling Ramai
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Berita Terkini
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Infografis
Cara Cek Halal MUI Online,...
Cara Cek Halal MUI Online, Jamin Kehalalan Makanan di Restoran Kesayanganmu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved