Gunung Dukono Luncurkan Abu Vulkanik 1,6 Km, Status Waspada
Rabu, 21 Mei 2025 - 09:07 WIB
loading...
Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara erupsi, Rabu 21 Mei 2025, pukul 06.25 WIT. Foto/PVMBG
A
A
A
HALMAHERA UTARA - Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara erupsi, Rabu 21 Mei 2025, pukul 06.25 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi ( PVMBG ) melaporkan tinggi letusan 1.600 meter atau 1,6 km di atas puncak. Saat ini, status Gunung Dukono berada pada level II atau waspada.
"Terjadi erupsi G. Dukono pada hari Rabu, 21 Mei 2025, pukul 06:25 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 1600 m di atas puncak (± 2687 m di atas permukaan laut)," ungkap Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Bambang Sugiono dalam keterangan resminya.
Bambang mengungkapkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.
Baca juga: Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Kolom Letusan Capai 2.587 Meter di Atas Permukaan Laut
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.
Bambang mengatakan mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.
“Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,” imbaunya.
Sebelumnya, Sabtu (10/5/2025) pagi, Gunung Api Dukono memuntahkan kolom abu setinggi 2.587 meter di atas permukaan laut. "Terjadi erupsi G. Dukono pada hari Sabtu, 10 Mei 2025, pukul 08:39 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 1500 m di atas puncak (± 2587 m di atas permukaan laut)," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api M Saum Amin dalam keterangan.
Dia juga menyampaikan jika kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Atas erupsi ini, pihaknya meminta masyarakat atau wisatawan di sekitar Gunung Dukono agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.
"Terjadi erupsi G. Dukono pada hari Rabu, 21 Mei 2025, pukul 06:25 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 1600 m di atas puncak (± 2687 m di atas permukaan laut)," ungkap Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Bambang Sugiono dalam keterangan resminya.
Bambang mengungkapkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.
Baca juga: Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Kolom Letusan Capai 2.587 Meter di Atas Permukaan Laut
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.
Bambang mengatakan mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.
“Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,” imbaunya.
Sebelumnya, Sabtu (10/5/2025) pagi, Gunung Api Dukono memuntahkan kolom abu setinggi 2.587 meter di atas permukaan laut. "Terjadi erupsi G. Dukono pada hari Sabtu, 10 Mei 2025, pukul 08:39 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 1500 m di atas puncak (± 2587 m di atas permukaan laut)," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api M Saum Amin dalam keterangan.
Dia juga menyampaikan jika kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Atas erupsi ini, pihaknya meminta masyarakat atau wisatawan di sekitar Gunung Dukono agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.
(rca)
Lihat Juga :