Tampil di Porprov Jatim IX 2025, Kampung Budaya Polowijen Gelar Audisi 300 Penari
Senin, 19 Mei 2025 - 13:24 WIB
loading...
A
A
A
"300 penari yang lolos audisi, akan mengikuti proses latihan menari sebanyak tiga kali di depan Balaikota Malang dan lima kali di dalam stadion Gajayana Malang bersama dengan 1.000 penari," jelasnya.
Salah satu dewan juri audisi, Eko Ujang Kusnan Dariadi (Ketua Komuntas Tari Laras Aji) menyambut baik animo ratusan peserta yang mengikuti audisi tari Topeng Grebeg Sabrang dan Beskalan Putri Malang. "Banyaknya peserta audisi menunjukkan bahwa tari tradisi masih banyak diminati oleh anak muda sehingga sangat perlu adanya pembinaan bagi mereka agar bisa menari dengan gerakan baku yang lebih bagus," katanya. Baca juga: Keindahan dan Kebenaran: Seni dan Kepantasan di Mata serta Telinga
Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Malang, Ki Suroso dalam sesi penutupan audisi mengaku kagum dengan banyaknya peminat tari Beskalan Topeng Malang. "Saya salah satu pewaris topeng Malang dari maestro topeng Malang Mbah Karimun merasa haru dan bangga, nggak nyangka peminat tari tradisi Beskalan Topeng Malang segini banyaknya," kata Ki Suroso.
Ki Suroso mengatakan, seni pertunjukan kolosal tidak akan berakhir pada persiapan Porprov Jatim mendatang. Pihaknya berkomitmen akan mengembangkan pementasan rutin yang bisa jadi kawah candradimuka adik-adik."Kami akan sampaikan ke pemprov Jatim agar ide-ide tersebut difasilitasi," ujar juga pemangku padepokan topeng Asmoro Bangun Kedungmonggo Pakisaji ini.
Salah satu dewan juri audisi, Eko Ujang Kusnan Dariadi (Ketua Komuntas Tari Laras Aji) menyambut baik animo ratusan peserta yang mengikuti audisi tari Topeng Grebeg Sabrang dan Beskalan Putri Malang. "Banyaknya peserta audisi menunjukkan bahwa tari tradisi masih banyak diminati oleh anak muda sehingga sangat perlu adanya pembinaan bagi mereka agar bisa menari dengan gerakan baku yang lebih bagus," katanya. Baca juga: Keindahan dan Kebenaran: Seni dan Kepantasan di Mata serta Telinga
Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Malang, Ki Suroso dalam sesi penutupan audisi mengaku kagum dengan banyaknya peminat tari Beskalan Topeng Malang. "Saya salah satu pewaris topeng Malang dari maestro topeng Malang Mbah Karimun merasa haru dan bangga, nggak nyangka peminat tari tradisi Beskalan Topeng Malang segini banyaknya," kata Ki Suroso.
Ki Suroso mengatakan, seni pertunjukan kolosal tidak akan berakhir pada persiapan Porprov Jatim mendatang. Pihaknya berkomitmen akan mengembangkan pementasan rutin yang bisa jadi kawah candradimuka adik-adik."Kami akan sampaikan ke pemprov Jatim agar ide-ide tersebut difasilitasi," ujar juga pemangku padepokan topeng Asmoro Bangun Kedungmonggo Pakisaji ini.
(poe)
Lihat Juga :