alexametrics

Positif Corona di Papua Bertambah Signifikan, Total Jadi 7 Pasien

loading...
Positif Corona di Papua Bertambah Signifikan, Total Jadi 7 Pasien
Jumlah pasien positif terinfeksi Corona (COVID-19) di Papua bertambah signifikan. Hingga Kamis (26/3/2020) total pasien postif Corona menjadi 7 orang. Tambahan 4 pasien positif dari Kota Jayapura.Foto/iNews TV/Edi Siswanto
A+ A-
JAYAPURA - Jumlah pasien positif terinfeksi Corona (COVID-19) di Papua bertambah signifikan. Hingga Kamis (26/3/2020) total pasien postif Corona menjadi 7 orang. Tambahan 4 pasien positif dari Kota Jayapura.

Sebelumnya, 3 pasien positif ada di Kabupaten Merauke. Juru Bicara Penanganan COVID-19 Provinsi Papua, dr Silwanus Sumule, mengaku khawatir dengan kondisi penambahan pasien tersebut.

"Saya khawatir dengan kondisi ini (7 orang positif). Sebanyak 7 pasien positif Corona dari tempat yang ada infeksi, dan kembali ke Papua," kata dr Sumule, Kamis (26/3) malam.



Dia menjelaskan, kondisi ketujuh pasien tersebut dalam keadaan sakit ringan dan sedang. dr Sumule mengaku jika semua pasien tersebut telah mendapat pengobatan terbaik.

"Kondisi 7 orang ini sakit ringan dan sedang, sudah di berikan anti veral dan klorokuin. Selain itu, sesuai prosedur, pasien pneumonia juga mendapatkan obat-obat yang lain," jelasnya.

Meski khawatir dengan trans pasien positif, pihaknya mengaku masih bersyukur dan membuat semangat saat 28 pasien dalam pengawasan (PDP) hasil labnya negatif. "Ini yang membuat kita semangat bekerja. Semoga yang lain juga negatif," ucapnya.

Saat ini di Papua terdapat 38 Pasien PDP, tambahan 1 pasien dari Yapen. Pasien lainnya tersebar di rumah sakit di Papua dengan jumlah ODP sebanyak 820 orang.

"ODP ini, berdasar tracking sesuai by name dan by adres lengkap dengan telepon. Kami harap dukungan penuh dari masyatakat untuk tetap di rumah, jangan melakukan aktivitas di luar. Kalau ada keluhan harap kerumah sakit," ucapnya.

"Anda harus punya inisiatif di rumah untuk melakukan karantina mandiri. Pemerintah dan kepolisian saya lihat sudah melakukan kangkah tegas untuk ini," pungkasnya.

(zil)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak