Serangan Kerajaan Mataram ke Blambangan Usai Sultan Amangkurat I Dapat Bisikan Ulama
Minggu, 18 Mei 2025 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan sang sultan karena ketakutannya mengalami penyakit meminta doa ke para pemuka agama. Agaknya hal ini cukup aneh dipandang orang lain kelakuan Sultan Mataram ini.
Sultan Amangkurat I pun bersumpah akan melancarkan perang ke timur yakni Blambangan, dan berjanji akan membina hubungan yang menyenangkan bagi orang-orang Banten, demi memelihara nama baiknya.
Para pemuka agama menyatakan kesediaan berdoa bagi raja dan menyembuhkannya dari penyakitnya dalam waktu sepuluh hari. Sejak itu Pangeran Purbaya amat dihormati oleh kemenakannya, dipandang sebagai orang keramat oleh Raja. Segera akan dimulai perang terhadap timur yakni Blambangan.
Sejak itu hubungan antara Banten dan Mataram memang nyata bertambah baik, tetapi tidak ada berita bahwa akan di- lancarkan ekspedisi besar-besaran terhadap Blambangan.
Sebaliknya, kompeni Belanda-lah yang pertama-tama harus merasakan akibat-akibat kurang menyenangkan dari hubungan yang lebih baik antara kedua belah pihak itu.
Sultan Amangkurat I pun bersumpah akan melancarkan perang ke timur yakni Blambangan, dan berjanji akan membina hubungan yang menyenangkan bagi orang-orang Banten, demi memelihara nama baiknya.
Para pemuka agama menyatakan kesediaan berdoa bagi raja dan menyembuhkannya dari penyakitnya dalam waktu sepuluh hari. Sejak itu Pangeran Purbaya amat dihormati oleh kemenakannya, dipandang sebagai orang keramat oleh Raja. Segera akan dimulai perang terhadap timur yakni Blambangan.
Sejak itu hubungan antara Banten dan Mataram memang nyata bertambah baik, tetapi tidak ada berita bahwa akan di- lancarkan ekspedisi besar-besaran terhadap Blambangan.
Sebaliknya, kompeni Belanda-lah yang pertama-tama harus merasakan akibat-akibat kurang menyenangkan dari hubungan yang lebih baik antara kedua belah pihak itu.
(shf)
Lihat Juga :