Serangan Kerajaan Mataram ke Blambangan Usai Sultan Amangkurat I Dapat Bisikan Ulama

Minggu, 18 Mei 2025 - 09:00 WIB
loading...
Serangan Kerajaan Mataram...
Kegagalan Sultan Agung Raja Mataram menyerang Banten membuat sang anak, Sultan Amangkurat I penasaran. Setelah naik tahta, dia memerintahkan pasukannya untuk menguasai Banten. Foto/Ist
A A A
KEGAGALAN Sultan Agung Raja Mataram menyerang Banten membuat sang anak, Sultan Amangkurat I penasaran. Benar saja ketika sang anak naik tahta jadi raja di Kerajaan Mataram Islam, dia langsung memberikan instruksi untuk menguasai Banten, wilayah di sisi barat Pulau Jawa.

Sultan Amangkurat I ingin untuk menguasai Banten. Ia ingin menebus kegagalan Sultan Agung, ayahnya yang gagal menguasai Banten. Bahkan untuk memantapkan konsolidasi pasukan, Sultan Amangkurat I mengangkat Pangeran Purbaya, yang juga pamannya sendiri sebagai komandan pasukan.

Baca juga: Kisah Mistik Sultan Agung Taklukkan Mekkah

Pengangkatan yang juga disambut oleh Purbaya asalkan ada jaminan tentang netralitas Batavia. Produksi senjata-senjata pun dilakukan oleh Mataram, mulai dari senapan, meriam, dan beberapa senjata lain.

Namun seiring berjalanya proses persiapan penyerangan ke Banten, terjadi dinamika datang dari para pemuka agama untuk mengarahkan serangan ke timur.



Disampaikan H.J. De Graaf pada "Disintegrasi Mataram: Dibawah Mangkurat I", para pemuka agama ini mengemukakan ke raja jika tidak melakukan akan memperoleh berkah. Bagi para pemuka agama itu, wilayah timur yakni Blambangan ini harus direbut terlebih dahulu dari orang-orang Bali yang dianggap berbeda keyakinan dengan Mataram.

Apalagi dahulu golongan pemuka agama pernah dihajar dan dihabisi oleh Sultan Mataram itu. Maka mereka bangkit berlandaskan pesan terakhir Sultan Agung, ayah Sultan Amangkurat I. Awalnya sang penguasa Mataram itu tak menghiraukannya.

Baca juga: Biografi Sultan Agung: Kelahiran, Kesaktian, dan Kematiannya

Namun karena dua peristiwa yang membuatnya ketakutan, akhirnya sang penguasa Mataram itu mau tunduk ke bisikan para pemuka agama.

Bahkan sang sultan karena ketakutannya mengalami penyakit meminta doa ke para pemuka agama. Agaknya hal ini cukup aneh dipandang orang lain kelakuan Sultan Mataram ini.

Sultan Amangkurat I pun bersumpah akan melancarkan perang ke timur yakni Blambangan, dan berjanji akan membina hubungan yang menyenangkan bagi orang-orang Banten, demi memelihara nama baiknya.

Para pemuka agama menyatakan kesediaan berdoa bagi raja dan menyembuhkannya dari penyakitnya dalam waktu sepuluh hari. Sejak itu Pangeran Purbaya amat dihormati oleh kemenakannya, dipandang sebagai orang keramat oleh Raja. Segera akan dimulai perang terhadap timur yakni Blambangan.

Sejak itu hubungan antara Banten dan Mataram memang nyata bertambah baik, tetapi tidak ada berita bahwa akan di- lancarkan ekspedisi besar-besaran terhadap Blambangan.

Sebaliknya, kompeni Belanda-lah yang pertama-tama harus merasakan akibat-akibat kurang menyenangkan dari hubungan yang lebih baik antara kedua belah pihak itu.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kebakaran di Manggarai,...
Kebakaran di Manggarai, Jalan Sultan Agung hingga Tambak Macet
Festival Budaya Surosowan...
Festival Budaya Surosowan Peringati Masa Kejayaan Kesultanan Banten
Sejarah Jatinegara,...
Sejarah Jatinegara, Saksi Bisu Perjuangan Kesultanan Banten Melawan Penjajah Belanda
Rekomendasi
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved