Tiga Perampas Ponsel Dibekuk, Kerap Beraksi di Jakarta Barat dan Tangerang
Senin, 07 September 2020 - 16:12 WIB
loading...
Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Abdul Gofur, merilis tiga tersangka perampas ponsel, Senin (7/9/2020). Foto: SINDOnews/Yan Yusuf
A
A
A
JAKARTA - Polsek Metro Taman Sari membekuk pelaku pencurian telepon seluler di warung daerah Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat, beberapa Waktu lalu. Perampasan yang dilakukan para pelaku terekam CCTV dan sempat viral di media sosial.
Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Abdul Gofur, mengatakan pencurian telepon seluler yang sempat viral di amankan polisi. Mereka yakni FND (25), NRD (25), dan RHMT (25), yang diamankan di tempat terpisah di lokasi yang sama.
"Mereka kelompok pencuri telepon seluler dan beraksi di wilayah Jakarta Barat dan Tangerang,” kata Kapolsek Metro Taman Sari AKBP Abdul Gofur, Senin (7/9/2020) (Baca juga: Selama PSBB, Aksi Perampokan di Jakarta Meningkat Tajam)
Dalam menjalankan aksinya, para pelaku yang biasa keluar malam hari ini menyisir jalanan di Taman Sari dan Tambora. Mereka mencari keributan dan merampas sejumlah ponsel milik korbannya.
Dalam menjalankan aksinya, pelaku selalu membawa clurit untuk memuluksan aksinya. Termasuk saat di warkop, ia kemudian merampas smartphone pengunjung di kawasan itu, dua orang menjadi korban perampasan. Hasil rampasan ia jual sebesar Rp500 ribu dan digunakan untuk minum minuman keras.
Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Abdul Gofur, mengatakan pencurian telepon seluler yang sempat viral di amankan polisi. Mereka yakni FND (25), NRD (25), dan RHMT (25), yang diamankan di tempat terpisah di lokasi yang sama.
"Mereka kelompok pencuri telepon seluler dan beraksi di wilayah Jakarta Barat dan Tangerang,” kata Kapolsek Metro Taman Sari AKBP Abdul Gofur, Senin (7/9/2020) (Baca juga: Selama PSBB, Aksi Perampokan di Jakarta Meningkat Tajam)
Dalam menjalankan aksinya, para pelaku yang biasa keluar malam hari ini menyisir jalanan di Taman Sari dan Tambora. Mereka mencari keributan dan merampas sejumlah ponsel milik korbannya.
Dalam menjalankan aksinya, pelaku selalu membawa clurit untuk memuluksan aksinya. Termasuk saat di warkop, ia kemudian merampas smartphone pengunjung di kawasan itu, dua orang menjadi korban perampasan. Hasil rampasan ia jual sebesar Rp500 ribu dan digunakan untuk minum minuman keras.
Lihat Juga :