Momen Pangeran Diponegoro Lolos Pengejaran Pasukan Belanda di Sungai Progo
Jum'at, 16 Mei 2025 - 10:56 WIB
loading...
A
A
A
Dikutip dari buku "Sejarah Nasional Indonesia IV : Kemunculan Penjajahan di Indonesia", kolone pertama di bawah Mayor Sollewijn, kolone kedua dipimpin Kapten van de Polder, dan kolone ketiga yang berada di tengah dipimpin Jenderal De Kock.
Kolone pertama yang bergerak ke Desa Jeblok dihadang pasukan Diponegoro sehingga terjadi pertempuran hebat.
Kolone kędua dan ketiga bergerak ke Kasihan. Diponegoro yang mengonsentrasikan kekuatannya di desa ini diserbu oleh pasukan lawan. Pertempuran seru pun terjadi. Pasukan Diponegoro bertempur dengan berani tanpa menghiraukan tembakan meriam.
Di pihak Mandung jatuh korban 40 orang. Diponegoro berhasil meloloskan diri dari kepungan lawan bergerak ke Gegulu di tepi barat Sungai Progo. Dengan susah payah pasukan yang dipimpin Mayor Sollewijn berhasil sampai Gegulu dan menemukan desa ini telah kosong dan dibakar.
Sebaliknya, di Desa Kaliwatang pasukan Sollewijn dihadang oleh pasukan Diponegoro. Dalam pertempuran di Kaliwatang jatuh korban 40 orang di pihak Diponegoro.
Kolone pertama yang bergerak ke Desa Jeblok dihadang pasukan Diponegoro sehingga terjadi pertempuran hebat.
Kolone kędua dan ketiga bergerak ke Kasihan. Diponegoro yang mengonsentrasikan kekuatannya di desa ini diserbu oleh pasukan lawan. Pertempuran seru pun terjadi. Pasukan Diponegoro bertempur dengan berani tanpa menghiraukan tembakan meriam.
Di pihak Mandung jatuh korban 40 orang. Diponegoro berhasil meloloskan diri dari kepungan lawan bergerak ke Gegulu di tepi barat Sungai Progo. Dengan susah payah pasukan yang dipimpin Mayor Sollewijn berhasil sampai Gegulu dan menemukan desa ini telah kosong dan dibakar.
Sebaliknya, di Desa Kaliwatang pasukan Sollewijn dihadang oleh pasukan Diponegoro. Dalam pertempuran di Kaliwatang jatuh korban 40 orang di pihak Diponegoro.
Lihat Juga :