5 Fakta Ledakan Amunisi di Garut yang Mengejutkan, Investigasi Terus Berlanjut
Rabu, 14 Mei 2025 - 19:41 WIB
loading...
A
A
A
Namun, insiden ini memunculkan pertanyaan besar. Ledakan tak terduga menimbulkan kecurigaan adanya kelalaian dalam standar operasional prosedur (SOP).
Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman menyatakan proses investigasi terhadap ledakan amunisi masih berlangsung. Tim investigasi terus bekerja untuk mencari tahu penyebab pemusnahan amunisi kedaluwarsa tersebut.
"Anak-anaknya yang belum menikah itu menjadi tanggung jawab Gubernur. Mereka pendidikannya, kehidupan sehari-harinya biar nanti kami yang mengambil alih tanggung jawab," ujar Dedi.
Nanti Pemprov Jabar juga akan memberikan uang santunan sebesar Rp50 juta per korban kepada keluarganya.
4. Investigasi
Sampai sekarang, penyebab pasti ledakan belum bisa dipastikan. TNI AD masih menyelidiki insiden tersebut.Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman menyatakan proses investigasi terhadap ledakan amunisi masih berlangsung. Tim investigasi terus bekerja untuk mencari tahu penyebab pemusnahan amunisi kedaluwarsa tersebut.
5. Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Hidup Anak Korban
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berkomitmen menanggung biaya kehidupan dan pendidikan anak para korban ledakan amunisi di Garut. Hal tersebut diungkapkan Dedi saat mengunjungi keluarga korban."Anak-anaknya yang belum menikah itu menjadi tanggung jawab Gubernur. Mereka pendidikannya, kehidupan sehari-harinya biar nanti kami yang mengambil alih tanggung jawab," ujar Dedi.
Nanti Pemprov Jabar juga akan memberikan uang santunan sebesar Rp50 juta per korban kepada keluarganya.
(jon)
Lihat Juga :