Kuatkan Ekonomi Daerah, Misi Dagang Khofifah Jadi Magnet Investasi Nasional
Selasa, 13 Mei 2025 - 09:08 WIB
loading...
A
A
A
Di ajang Misi Dagang di Balikpapan, Kaltim, Jatim berhasil mencatatkan total transaksi fantastis sebesar Rp1,05 triliun. Angka ini menjadi pencapaian luar biasa yang semakin mengukuhkan peran Jatim sebagai gerbang perdagangan wilayah timur Indonesia.
Produk-produk unggulan Jatim pun dipamerkan dalam ajang tersebut. Mulai dari abon tuna, rempah-rempah, olahan kepiting, konveksi, hingga olahan daging sapi. Produk-produk tersebut menjadi bukti nyata bahwa Jatim memiliki potensi besar untuk menjadi pusat industri kreatif dan pangan di Indonesia.
Di sektor investasi, Misi Dagang ini juga mencatatkan minat besar pada produk crude palm oil (CPO) dan wood pallet. Produk-produk tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan volume ekspor dan menambah pemasukan daerah. Baca juga: Konkret Kerja Nyata, Misi Dagang Inisiasi Khofifah Berikan UMKM Jatim Panen Cuan Miliaran
Khofifah menyebut, kesuksesan Misi Dagang Jatim-Kaltim ini tidak lepas dari kerja sama erat antara pelaku usaha lokal, pemerintah daerah, dan investor nasional. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat posisi Jatim sebagai pusat perdagangan strategis yang mampu menggerakkan perekonomian nasional.
“Jatim dan Kaltim kini bersinergi lebih kuat. Ini bukan sekadar transaksi bisnis, tapi juga kolaborasi untuk memperkuat ekonomi Indonesia,” ujar Khofifah.
Produk-produk unggulan Jatim pun dipamerkan dalam ajang tersebut. Mulai dari abon tuna, rempah-rempah, olahan kepiting, konveksi, hingga olahan daging sapi. Produk-produk tersebut menjadi bukti nyata bahwa Jatim memiliki potensi besar untuk menjadi pusat industri kreatif dan pangan di Indonesia.
Di sektor investasi, Misi Dagang ini juga mencatatkan minat besar pada produk crude palm oil (CPO) dan wood pallet. Produk-produk tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan volume ekspor dan menambah pemasukan daerah. Baca juga: Konkret Kerja Nyata, Misi Dagang Inisiasi Khofifah Berikan UMKM Jatim Panen Cuan Miliaran
Khofifah menyebut, kesuksesan Misi Dagang Jatim-Kaltim ini tidak lepas dari kerja sama erat antara pelaku usaha lokal, pemerintah daerah, dan investor nasional. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat posisi Jatim sebagai pusat perdagangan strategis yang mampu menggerakkan perekonomian nasional.
“Jatim dan Kaltim kini bersinergi lebih kuat. Ini bukan sekadar transaksi bisnis, tapi juga kolaborasi untuk memperkuat ekonomi Indonesia,” ujar Khofifah.
(poe)
Lihat Juga :