Kisah Legenda Kopassus Kolonel Agus Hernoto Jadi Sosok Kunci Keberhasilan Operasi Khusus

Jum'at, 09 Mei 2025 - 09:45 WIB
loading...
A A A
Salah satu tugas awal Agus di Opsus adalah menyiapkan logistik untuk misi intelijen menyelesaikan konfrontasi dengan Malaysia.

Tugas tersebut dilaksanakan dengan baik oleh Agus. Di Markas Opsus meja kerja Agus berada paling dekat dengan pintu masuk Benny Moerdani dan Perwira Pelaksana Opsus Ali Moertopo sehingga siapa pun yang ingin bertemu Ali Moertopo harus melewati Agus.

Seiring perjalanan waktu, peran Agus menjadi sangat sentral di Opsus yang banyak melakukan kegiatan tertutup dan rahasia. Apalagi Opsus di bawah kepemimpinan Ali Moertopo tidak hanya mengurusi bidang intelijen tapi juga ekonomi, sosial, dan politik yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden Soeharto.

Tidak hanya menyiapkan logistik, membuat sandi-sandi untuk misi intelijen, Agus juga dipercaya menampung dan mengelola uang cukup besar yang masuk dan mengeluarkannya untuk logistik dan operasional Opsus. Sebab operasi intelijen tertutup memerlukan dana yang sangat besar. Salah satunya dalam menyukseskan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) di Papua.

Di politik, Opsus menggelar berbagai operasi khusus, mengintervensi rapat-rapat dan musyawarah partai untuk menciptakan krisis kepemimpinan. Selanjutnya menggantinya dengan pemimpin yang dapat bekerja sama dengan pemerintah. Bahkan, Opsus pula lah yang berada di balik penyatuan 201 organisasi ke dalam Sekber Golkar dan maju pada Pemilu 1971.

”Prestasi yang ditunjukkan Pak Agus menjadikan dirinya sebagai tumpuan utama dari Benny Moerdani dan Ali Moertopo dalam setiap operasi di medan tempur dan operasi intelijen,” kenang Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar yang sempat bergabung di Opsus.

”Begitu istimewanya Opsus, semua instansi meminta bantuan Pa Agus. Sampai ada ungkapan Agus itu Opsus, Opsus itu Agus,’ kata perwira kesehatan yang juga anggota Opsus Letkol Cdm (Purn) Joseph Halim.

Besarnya peran yang dimainkan Opsus, membuat Opsus menjadi organisasi super body dan jalan keluar bagi setiap instansi negara yang mengalami kesulitan. Bahkan, saking besarnya otoritas Opsus maka siapa pun pengusaha maupun pejabat di kementerian dan lembaga harus melapor ke Opsus sebelum pergi ke luar negeri.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
TNI Bantu Berantas Begal,...
TNI Bantu Berantas Begal, Pakar Hukum: Harus Berdasarkan Permintaan Kepolisian
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Viral Mobil Dinas Bertanda...
Viral Mobil Dinas Bertanda Bintang 2 Diduga Lawan Arah, Ini Penjelasan TNI AD
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Hakim Sebut Andrie Yunus...
Hakim Sebut Andrie Yunus Rendahkan Wibawa Pengadilan karena Tak Pernah Hadiri Sidang
Rekomendasi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Berita Terkini
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved