Peluang Pengelolaan Zakat dan Infak di Kampus Negeri: Sinergi antara Baznas dan Lembaga Amil Zakat

Kamis, 08 Mei 2025 - 11:40 WIB
loading...
Peluang Pengelolaan...
Laily Dwi Arsyianti (Dosen IPB University)
A A A
JAKARTA -

Oleh Laily Dwi Arsyianti
(Dosen IPB University)

Peluang zakat di lingkungan perguruan tinggi semestinya dapat dikelola dengan optimal dengan melihat potensi pengumpulan dan juga penyaluran yang sudah terspesifik. Perguruan tinggi negeri dengan segala birokrasi dan peraturan yang perlu dijalankan, tidak semestinya menghambat pemanfaatan potensi pengelolaan zakat. Salah ssatu perguruan tinggi negeri di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia yang memanfaatkan potensi ini adalah IPB University.

Pengelolaan zakat di Kampus IPB dimulai sejak tahun 2003 berdasarkan Keputusan Rektor tentang Pengurus LAZ Dewan Keluarga Masjid Al-Hurriyyah IPB Periode 2003-2005. Pada tahun 2012, dibentuk UPZ BAZNAS IPB di bawah koordinasi Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI) berdasarkan SK Ketua Baznas RI. Periode tahun 2017-2019, pengelolaan zakat di IPB dilaksanakan oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Hurriyyah IPB melalui Bidang Pengelola Zakat, Infak, dan Wakaf (Ziswaf) berdasarkan Keputusan Rektor tentang Penugasan Personalia Pengurus Dewan Kemakmuran Mesjid Al-Hurriyyah Institut Pertanian Bogor Periode 2017-2019.

Pada periode tahun 2019-2020, Unit Pengumpul Zakat Al Hurriyyah IPB (UPZ IPB) diresmikan sebagai UPZ perguruan tinggi di bawah koordinasi Baznas Provinsi Jawa Barat sejak tahun 2021 berdasarkan Surat Keputusan Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2021 tentang Kepengurusan Unit Pengumpul Zakat Al Hurriyyah IPB.

Penghimpunan dana zakat di IPB melihat potensi jumlah dosen IPB sebanyak 1.381 orang terdiri dari 773 orang laki-laki dan 608 orang perempuan, dan tenaga pendidikan sebanyak 2.020 terdiri dari 1.309 laki-laki dan 711 perempuan sehingga menghasilkan agregat 3.401 pegawai terdiri dari 2.082 laki-laki dan 1.319 perempuan. Potensi ini terus dikembangkan karena baru 11% (387 orang) yang menjadi donatur UPZ Al Hurriyyah. Dari 11% pegawai IPB terkumpul total dana zakat Rp1.113.333.541 pada 2024, meningkat 5% dari tahun 2023.

Sebagian besar dana yang terkumpul berasal dari zakat profesi pegawai IPB melalui mekanisme payroll yang didaftarkan dan disetujui oleh pegawai IPB. Selain dana zakat, UPZ juga mengumpulkan dana infak, namun di tahun 2024 mengalami penurunan sebesar 0,7% dari tahun sebelumnya.

Pendistribuasian dana zakat kemudian disalurkan terutama untuk pendidikan terhadap 100 orang mahasiswa dari lebih dari 30.000 mahasiswa aktif IPB. Masih banyak ruang penyaluran yang dapat digarap kerjasama dengan pengelola zakat lain di luar IPB. Program yang dilaksanakan diantaranya berupa beasiswa untuk mahasiswa (Cendekia, Tahfiz, Aktivis), bantuan biaya hidup, dan peminjaman laptop.

Selain pilar Pendidikan (54,6%), UPZ juga mendistribusikan zakat pada pilar Sosial (26,6%), Ekonomi (8,3%), dan Dakwah (12,8%). Sehingga, total penyaluran dana zakat mencapai Rp1.277.323.952 (114,7% dari dana terhimpun), 14,7% berasal dari dana sisa tahun sebelumnya yang dihabiskan di awal tahun.

Desa lingkar kampus IPB yang terbagi menjadi 18 desa/kelurahan dalam tiga wilayah kecamatan yaitu sepuluh desa/kelurahan di Kecamatan Dramaga, empat desa di Kecamatan Ciampea dan empat desa/kelurahan di Kecamatan Bogor Barat diberdayakan dengan mengadakan berbagai aktivitas penelitian dan pengabdian di wilayah ini. Bebrapa program pelatihan keterampilan yang diberikan diantaranya pelatihan kebersihan, pramusaji, pangkas rambut, dan komputer untuk pemberdayaan mustahik.

Selain desa lingkar kampus, UPZ juga bekerjasama dengan berbagai organisasi di IPB sehingga komposisi penerima manfaat utama terdiri dari fakir & miskin (76,5%), fisabilillah (11,1%), dan amilin (10,9%). Program lain yang diberikan berupa bantuan sosial, seperti memberikan bingkisan hari raya, santunan lansia (Program Usia Emas) dengan Agrianita IPB, dan makan siang murah untuk mahasiswa di masjid-masjid yang ada di 3 kampus utama IPB.

Selain itu, UPZ juga memberikan fasilitas kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan rutin untuk lansia dhuafa program dakwah berupa program pemberantasan buta huruf Al Quran dan Sekolah Quran untuk mahasiswa. Program pelatihan keterampilan berhasil meningkatkan pendapatan peserta, seperti pelatihan kebersihan yang meningkatkan penghasilan dari Rp800.000 menjadi Rp2.300.000 per bulan.

Capaian UPZ Al Hurriyyah kemudian mendapatkan penghargaan sebagai Kontributor Zakat Perguruan Tinggi Terbesar dari Baznas Jabar pada 2024. Saldo akhir dana zakat sebesar Rp42.746.524 yang merupakan defisit akibat penyaluran melebihi penerimaan. Hal ini menunjukkan potensi pengumpulan masih banyak yang belum dioptimalkan oleh lembaga pengelola zakat. Sementara saldo dana infak sejumlah Rp152.562.463 dapat menutupi program lain yang membutuhkan.

UPZ Al Hurriyyah IPB telah menunjukkan kinerja yang solid dalam penghimpunan, penyaluran, dan pemberdayaan mustahik, dengan fokus pada pendidikan, pelatihan, dan bantuan sosial. Transparansi dan kolaborasi menjadi kunci keberhasilan lembaga ini dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sesuai prinsip zakat dan SDGs. Masih banyak potensi zakat yang perlu digali. Kerjasama dengan lembaga lain perlu ditingkatkan dapat menjadi solusi.

Organisasi pengelola zakat (OPZ) lainnya dapat mengambil manfaat dan saling melengkapi dengan program penghimpunan dan penyaluran UPZ. Bahkan sudah ada OPZ yang aktif berdampingan dan saling melengkapi program UPZ Al Hurriyyah dan dapat bekerjasama dengan berbagai organisasi di IPB, terutama yang bersifat lokal, seperti Agrianita, badan eksekutif mahasiswa, maupun himpunan profesi mahasiswa.

Keterbatasan ruang lingkup UPZ menyebabkan penyaluran dana UPZ memprioritaskan tingkat IPB secara umum, sehingga untuk program-program spesifik yang diselenggarakan oleh organisasi dalam IPB belum tergarap oleh UPZ. Hal ini menjadi peluang bagi organisasi zakat lain untuk masuk IPB dan tidak menjadi penghambat OPZ lain untuk mengoptimalkan pengelolaan dana zakat dan infak di IPB seperti yang sudah dan sedang terjadi.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Lazisnu-Baznas Siap...
Lazisnu-Baznas Siap Berdayakan 200 UMKM di 4 Daerah Rentan Kemiskinan
Forum Kebijakan Kita...
Forum Kebijakan Kita di UGM Dorong Mahasiswa Aktif Kawal Demokrasi dan Pendidikan
Teken MoU, Budi Luhur...
Teken MoU, Budi Luhur University Perluas Kerja Sama Akademik Internasional
Kukuhkan 6 Profesor,...
Kukuhkan 6 Profesor, Ketua Majelis Wali Amanat USK Tekankan Integritas Akademik
Sudirman Said Ajak Kembalikan...
Sudirman Said Ajak Kembalikan Kampus sebagai Jantung Perubahan
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Rekomendasi
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved