Truk TNI AD Bermuatan Amunisi Terbakar di Tol Gempol-Pandaan, Satu Prajurit Gugur
Selasa, 06 Mei 2025 - 14:55 WIB
loading...
Kadispen Kodam V/Brawijaya, Kolonel Kavaleri Donan Wahyu Sejati memberikan keterangan kepada media mengenai truk TNI AD yang terbakar di Tol Gempol-Pandaan, Selasa (6/5/2025). FOTO/RAHMAT ILYASAN
A
A
A
SURABAYA - Sebuah truk milik TNI Angkatan Darat (AD) yang membawa munisi tiba-tiba terbakar di ruas Tol Gempol-Pandaan KM 774 pada Senin (5/5/2025) sekitar pukul 21.38 WIB. Insiden ini terjadi saat konvoi pergeseran pasukan Yonif 509/BY Divif 2 Kostrad dalam perjalanan menuju home base mereka di Jember, setelah kembali dari penugasan di Papua.
Truk yang mengalami kebakaran termasuk dalam gelombang kedua iring-iringan, yang diketahui mengangkut perlengkapan dan munisi. Menurut keterangan resmi dari Kadispen Kodam V/Brawijaya, Kolonel Kavaleri Donan Wahyu Sejati, seluruh kendaraan sebelumnya telah menjalani pemeriksaan ketat oleh tim teknis dari Detasemen Peralatan dan Detasemen Polisi Militer sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku.
"Kejadian ini murni kecelakaan, di mana saat iring-iringan terjadi kebakaran. Pada saat kebakaran, rekan-rekan yang di belakang segera memberitahukan yang di depan. Setelah itu seluruh truk menepi ke pinggir jalan. Kemudian dilakukan pengecekan dan pengamanan, tapi kemudian terjadi letupan," kata Donan Wahyu kepada wartawan, Selasa (6/5/2025).
Menurutnya, dua personel yang tengah melakukan pemeriksaan berupaya menyelamatkan diri dengan melompat ke sisi jalan tol yang medannya berupa jurang. Sementara itu, prajurit lain dari truk belakang segera menghubungi pemadam kebakaran dan mengatur lalu lintas untuk menghindari bahaya bagi pengguna jalan lainnya.
Truk yang mengalami kebakaran termasuk dalam gelombang kedua iring-iringan, yang diketahui mengangkut perlengkapan dan munisi. Menurut keterangan resmi dari Kadispen Kodam V/Brawijaya, Kolonel Kavaleri Donan Wahyu Sejati, seluruh kendaraan sebelumnya telah menjalani pemeriksaan ketat oleh tim teknis dari Detasemen Peralatan dan Detasemen Polisi Militer sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku.
"Kejadian ini murni kecelakaan, di mana saat iring-iringan terjadi kebakaran. Pada saat kebakaran, rekan-rekan yang di belakang segera memberitahukan yang di depan. Setelah itu seluruh truk menepi ke pinggir jalan. Kemudian dilakukan pengecekan dan pengamanan, tapi kemudian terjadi letupan," kata Donan Wahyu kepada wartawan, Selasa (6/5/2025).
Menurutnya, dua personel yang tengah melakukan pemeriksaan berupaya menyelamatkan diri dengan melompat ke sisi jalan tol yang medannya berupa jurang. Sementara itu, prajurit lain dari truk belakang segera menghubungi pemadam kebakaran dan mengatur lalu lintas untuk menghindari bahaya bagi pengguna jalan lainnya.
Lihat Juga :