Kisah Jenderal Bambang Utoyo, KSAD Bertangan Satu yang Dilantik dengan Iringan Musik Damkar
Jum'at, 02 Mei 2025 - 15:41 WIB
loading...
A
A
A
Namun, pengangkatan Utoyo sebagai KSAD sebelumnya mendapat penolakan dari banyak perwira Angkatan Darat.
Baca juga: Kisah Jenderal Kopassus Lodewijk Freidrich Paulus, saat Mualaf Disebut Bakal Masuk Neraka hingga Macet Karier Militernya
Bahkan, pelantikannya sempat diboikot, sehingga acara yang awalnya direncanakan di halaman istana akhirnya beralih ke dalam istana negara.
Pada buku ‘Sejarah Nasional Indonesia: Zaman Jepang dan Zaman Republik Indonesia’, diungkap bahwa sejumlah perwira memboikot pelantikan Bambang Utoyo sebagai KSAD yang baru. Mereka yang memboikot agenda itu meminta pelantikan KSAD baru segera dianulir.
Tak hanya menolak hadir, barisan musik Angkatan Perang pun tidak disertakan. Namun, pelantikan akhirnya tetap digelar meski tanpa tata cara militer yang lengkap.
Sebagai ganti barisan musik TNI, lagu Indonesia Raya tetap dikumandangkan melalui bantuan barisan musik Pemadam Kebakaran (Damkar).
Baca juga: Kisah Jenderal Kopassus Lodewijk Freidrich Paulus, saat Mualaf Disebut Bakal Masuk Neraka hingga Macet Karier Militernya
Bahkan, pelantikannya sempat diboikot, sehingga acara yang awalnya direncanakan di halaman istana akhirnya beralih ke dalam istana negara.
Pada buku ‘Sejarah Nasional Indonesia: Zaman Jepang dan Zaman Republik Indonesia’, diungkap bahwa sejumlah perwira memboikot pelantikan Bambang Utoyo sebagai KSAD yang baru. Mereka yang memboikot agenda itu meminta pelantikan KSAD baru segera dianulir.
Tak hanya menolak hadir, barisan musik Angkatan Perang pun tidak disertakan. Namun, pelantikan akhirnya tetap digelar meski tanpa tata cara militer yang lengkap.
Sebagai ganti barisan musik TNI, lagu Indonesia Raya tetap dikumandangkan melalui bantuan barisan musik Pemadam Kebakaran (Damkar).
Lihat Juga :