69 Pelajar Nakal Mulai Digembleng di Markas TNI, Dedi Mulyadi: Orang Tuanya Sudah Tidak Sanggup Mendidik
Jum'at, 02 Mei 2025 - 14:25 WIB
loading...
A
A
A
Dedi menyatakan, sebanyak 39 pelajar bermasalah di Purwakarta mulai dibina di barak Resimen I Stirayuda Kostrad sejak Kamis (1/5/2025). Orang tua pelajar itu mengantarkan anak mereka untuk dibina.
"Mereka (para pelajar yang dibina) saya lihat sangat happy hari ini. Gimana enggak happy, gizinya cukup, istirahatnya cukup, olahraganya cukup, sistem belajarnya cukup, sekolahnya cukup. Kan mereka tetap belajar di sekolahnya, cuman gurunya aja ngajarnya di sana (barak militer)," ujar Dedi.
Disinggung tentang payung hukum pembinaan pelajar bermasalah di barak militer, Dedi menegaskan, telah membuat surat edaran yang ditujukan ke sekolah-sekolah. Soal payung hukum pelaksanaan tidak ada masalah. Karena, yang menyerahkan anak tersebut adalah orang tuanya lewat surat keterangan bermaterai.
Baca juga: Siswa Tukang Main Mobile Legends Bakal Dikirim Dedi Mulyadi ke Barak TNI
"Artinya bahwa, pemerintah daerah dan jajaran TNI dan Polri, itu mengelola, mendidik anak-anak, yang dititipkan oleh orang tuanya. Itu juga sudah payung hukum," ujarnya.
Dedi mengatakan, terkait pembiayaan, untuk sementara didukung oleh dana pribadi Dedi Mulyadi. Bupati Purwakarta mendukung pelaksanaan pembinaan pelajar ini.
"Mereka (para pelajar yang dibina) saya lihat sangat happy hari ini. Gimana enggak happy, gizinya cukup, istirahatnya cukup, olahraganya cukup, sistem belajarnya cukup, sekolahnya cukup. Kan mereka tetap belajar di sekolahnya, cuman gurunya aja ngajarnya di sana (barak militer)," ujar Dedi.
Disinggung tentang payung hukum pembinaan pelajar bermasalah di barak militer, Dedi menegaskan, telah membuat surat edaran yang ditujukan ke sekolah-sekolah. Soal payung hukum pelaksanaan tidak ada masalah. Karena, yang menyerahkan anak tersebut adalah orang tuanya lewat surat keterangan bermaterai.
Baca juga: Siswa Tukang Main Mobile Legends Bakal Dikirim Dedi Mulyadi ke Barak TNI
"Artinya bahwa, pemerintah daerah dan jajaran TNI dan Polri, itu mengelola, mendidik anak-anak, yang dititipkan oleh orang tuanya. Itu juga sudah payung hukum," ujarnya.
Dedi mengatakan, terkait pembiayaan, untuk sementara didukung oleh dana pribadi Dedi Mulyadi. Bupati Purwakarta mendukung pelaksanaan pembinaan pelajar ini.
Lihat Juga :