Kisah Raja Mataram Mimpi Buruk Bisul Bernanah hingga Hentikan Permusuhan dengan Ulama

Jum'at, 02 Mei 2025 - 05:36 WIB
loading...
Kisah Raja Mataram Mimpi...
Sultan Amangkurat I konon pernah mengalami mimpi buruk sekujur tubuhnya penuh bisul bernanah. Mimpi itu membuatnya kembali menjalin hubungan baik dengan ulama. Foto/Ist
A A A
RAJA MATARAM Sultan Amangkurat I kerap berseberangan dengan tokoh ulama. Tak jarang sang Sultan berbuat sewenang-wenang ketika memerintah di Kesultanan Mataram.

Konon banyak ulama yang menjadi korban kesewenang-wenangan Sultan Amangkurat I yang memerintah usai ayah kandungnya, Sultan Agung wafat.

Baca juga: Suasana Mencekam dari Bunyi Meriam Tanda Kematian di Kerajaan Mataram saat Amangkurat 1 Berkuasa

Namun suatu ketika akhirnya Sultan Amangkurat I menyerah ke pemuka agama, dan juga berdamai dengan Banten yang juga sebelumnya sempat dimusuhi oleh Mataram.

Peristiwa ini diawali dari sebuah mimpi mengerikan Sultan Amangkurat I. Konon suatu malam sebagaimana dikisahkan pada "Disintegrasi Mataram: Dibawah Mangkurat I", Sultan Mataram itu bermimpi badannya penuh dengan bisul bernanah.

Mimpinya inilah yang mematahkan kemauan dan sikap keras kepalanya. Ia menjadi religius, dimintanya para pemuka agama untuk berdoa baginya.

Bahkan bersumpah akan melancarkan perang ke timur yaitu Blambangan (Banyuwangi). Selain itu Sultan berjanji akan membina hubungan yang menyenangkan bagi orang-orang Banten, demi memelihara nama baiknya.

Baca juga: Kisah Raja Mataram Sultan Amangkurat I Berseteru dengan Kerajaan Banten

Para pemuka agama dan kerabat, termasuk Pangeran Purbaya menyatakan kesediaan berdoa bagi Raja dan menyembuhkannya dari penyakitnya dalam waktu sepuluh hari.

Sejak itu Pangeran Purbaya amat dihormati oleh Sultan Amangkurat I, dipandang sebagai orang keramat oleh Raja. Dari sana pulalah segera akan dimulai perang terhadap timur.



Anehnya, kisah yang diberitakan Van Goens ini sebagian dibenarkan oleh Babad Sangkala. Pada tahun 1574 konon sebuah meriam meledak di paseban, tidak lama sesudah itu pintu gerbang dipindahkan.

Ini menunjuk kepada meledaknya meriam Jawa dan disemennya pintu gerbang ke lapangan besar.

Sejak itu hubungan antara Banten dan Mataram memang nyata bertambah baik, tetapi tidak ada berita bahwa akan dilancarkan ekspedisi besar-besaran terhadap Blambangan.

Sebaliknya, Kompenilah yang pertama-tama harus merasakan akibat-akibat kurang menyenangkan dari hubungan yang lebih baik antara kedua belah pihak itu.

Orang-orang Banten mulai bersikap sangat buruk terhadap kompeni Belanda, semula hal ini diduga akibat pengaruh Inggris, yang ketika itu sedang berperang terhadap Republik (Belanda). Tetapi sesudah perjanjian sepuluh tahun dengan Banten berakhir, ternyata bahwa Batavia menderita sebagai akibat kemarahan para tetangga.

Kemudian hubungan yang lebih baik antara Mataram dan Banten itu terwujud dalam suatu rencana perkawinan, yang baru diketahui Batavia pada tahun 1656.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Sering Mimpi Buruk saat...
Sering Mimpi Buruk saat Tidur, Ilmuwan Temukan Cara untuk Mengatasinya
Hasil Riset Terbaru,...
Hasil Riset Terbaru, Main Medsos sebelum Tidur Memicu Mimpi Buruk
Mimpi Buruk dan Halusinasi...
Mimpi Buruk dan Halusinasi adalah Tanda Awal Penyakit Autoimun
Rekomendasi
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Berita Terkini
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved