Sejarah Perkembangan Malang, dari Kota Perkebunan hingga Pusat Bisnis Era Belanda

Sabtu, 19 April 2025 - 12:01 WIB
loading...
A A A
Maka jauh sebelum kawasan Bundaran Tugu dan balai kota berdiri, kawasan perekonomian Kayutangan menjadi terlebih dahulu yang berkembang. Baru kemudian pemerintahan Belanda melalui dewan kota atau Gemeenteraad, mengembangkan kawasan yang ada di sebelah Kayutangan.

"Makanya yang berkembang duluan Kayutangan. Baru sebelahnya yang mengikuti kemudian. Belum ada akses ke wilayah itu, karena belum ada apa-apanya, ngapain dikasih akses bouwplan dua dikembangkan. Tahunnya kurang begitu hafal sekitar 1920 - 1924, itu baru bouwplan dua baru dikembangkan," terangnya.

Kawasan balai kota, Wisma Tumapel, dan kawasan Bundaran Tugu ini dibangun dalam waktu yang berbeda-beda. Wisma Tumapel yang kala itu bernama Splendid, lebih dahulu dibangun dibanding Balai Kota Malang.

"Balai kota baru dibangun 1926 diresmikan 1929. Ternyata dari kronologi Splendid lebih duluan, daripada balai kota, Wisma Tumapel itu 1923, hotel lebih dulu dari pada Balai kota. Balai kota satu generasi dengan HPS (yang kini menjadi kawasan SMA Tugu)," paparnya.

"Splendid di bouwplan dua dulu namanya Speelmanstraat Jalan Speelman (kini Jalan Majapahit). Kemudian yang ke arah barat, Maetsuykerstraat (kini Jalan Tumapel) nama gubernur jenderal. Tanah itu masih kosong sebelum 1920 masih kosong semua, di peta 1884 belum ada apa-apa, belum ada alun - alun (bundaran tugu) belum ada balai kota semua kosong, jalan belum ada. Jalan baru dibangun 1923 - 1924," tukasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalan Ambles di Lenteng...
Jalan Ambles di Lenteng Agung Mulai Diperbaiki, Box Culvert Dipasang Malam Ini
Muzakir Manaf: Pemulihan...
Muzakir Manaf: Pemulihan Infrastruktur di Aceh Pascabencana Baru Mencapai 30%
Flyover Latumeten Jakarta...
Flyover Latumeten Jakarta Barat Dikebut, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya
TMMD ke-128, Warga Papua...
TMMD ke-128, Warga Papua Bahagia Jalan Menuju Pantai dan Sekolah Mulai Diperbaiki
Pembangunan Dermaga...
Pembangunan Dermaga dan Fasilitas Ekspor Terbesar Asia Tenggara di Tuban Rampung
Rakorwil PSI Papua Barat,...
Rakorwil PSI Papua Barat, Kaesang Minta Kader Kawal Pembangunan Infrastruktur
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
Ecosperity Week 2026...
Ecosperity Week 2026 di Singapura, Menko AHY Ungkap Kunci Ketahanan dan Infrastruktur Berkelanjutan Asia
Kembali atau Dijajah:...
Kembali atau Dijajah: Menjemput Nusantara Jayasempurna
Rekomendasi
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Berita Terkini
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved