Profil Dokter AYP yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Pasien Wanita di RS Persada Malang
Jum'at, 18 April 2025 - 17:41 WIB
loading...
Dokter AYP yang diduga melakukan pelecehan seksual saat bertugas ternyata merupakan dokter umum di IGD RS Persada, Malang, Jawa Timur. Foto/Ist
A
A
A
MALANG - Dokter AYP yang diduga melakukan pelecehan seksual saat bertugas ternyata merupakan dokter umum di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Persada, Malang, Jawa Timur. Dia memeriksa dan diduga melecehkan korban, seorang pasien wanita pada Selasa (27/9/2022) silam.
Tim Etik Sub Komite Etik dan Disiplin RS Persada Malang dr. Galih Endra Dita menjelaskan, dokter berinisial AYP itu memang merupakan dokter umum yang bertugas di IGD selama bertugas di RS Persada. Dokter AYP diketahui baru masuk ke RS Persada, pada tahun 2019 lalu.
Baca juga: Oknum Dokter RS Swasta Malang Diduga Lecehkan Pasien Wanita Muda saat Rawat Inap
"Yang bersangkutan (dokter berinisial AYP) masuk ke Persada tahun 2019," kata dr. Galih Endra Dita, saat konferensi pers pada Jumat (18/4/2025) di RS Persada, Kota Malang.
Selama bertugas di RS Persada, disebutnya AYP memang tidak pernah mengalami permasalahan atau dugaan terjerat kasus, apalagi berkaitan dengan seksual atau asusila.
Bahkan ia dan beberapa rekan kerja lainnya tak melihat perilaku AYP yang menyimpang, atau terindikasi kelainan seksual, serta tidak pernah ada keluhan dari pasien atau pekerja di rumah sakit lainnya.
Tim Etik Sub Komite Etik dan Disiplin RS Persada Malang dr. Galih Endra Dita menjelaskan, dokter berinisial AYP itu memang merupakan dokter umum yang bertugas di IGD selama bertugas di RS Persada. Dokter AYP diketahui baru masuk ke RS Persada, pada tahun 2019 lalu.
Baca juga: Oknum Dokter RS Swasta Malang Diduga Lecehkan Pasien Wanita Muda saat Rawat Inap
"Yang bersangkutan (dokter berinisial AYP) masuk ke Persada tahun 2019," kata dr. Galih Endra Dita, saat konferensi pers pada Jumat (18/4/2025) di RS Persada, Kota Malang.
Selama bertugas di RS Persada, disebutnya AYP memang tidak pernah mengalami permasalahan atau dugaan terjerat kasus, apalagi berkaitan dengan seksual atau asusila.
Bahkan ia dan beberapa rekan kerja lainnya tak melihat perilaku AYP yang menyimpang, atau terindikasi kelainan seksual, serta tidak pernah ada keluhan dari pasien atau pekerja di rumah sakit lainnya.
Lihat Juga :