Oknum Dokter Lecehkan Pasien, Partai Perindo: Evaluasi Standar Etika dan Pengawasan Layanan Kesehatan
Kamis, 17 April 2025 - 17:18 WIB
loading...
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Kesehatan Masyarakat Sri Gusni Febriasari menyesalkan maraknya kasus pelecehan seksual oleh oknum dokter. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Partai Perindo sangat menyayangkan terjadinya dua kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter kandungan terhadap pasiennya saat pemeriksaan USG di Garut dan kekerasan seksual oleh dokter residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bidang Anastesi di RSHS Bandung. Tindakan ini dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap profesionalisme tenaga kesehatan.
“Sebagai partai yang peduli terhadap terselenggaranya pelayanan kesehatan yang memperhatikan mutu layanan dengan mengutamakan keselamatan pasien, kami sangat menyesalkan kejadian ini,” ujar Ketua DPP Partai Perindo Bidang Kesehatan Masyarakat Sri Gusni Febriasari, Kamis (17/4/2025).
Pelecehan semacam ini dapat merusak kepercayaan publik terhadap sistem kesehatan secara keseluruhan, terutama bagi pasien yang membutuhkan pemeriksaan medis yang sensitif dan pribadi. Kesehatan dan keselamatan pasien harus selalu menjadi prioritas utama, dan tidak ada toleransi terhadap tindakan kekerasan, termasuk pelecehan seksual.
Baca juga: Marak Kasus Asusila Dokter, Wamenkes Minta Penerapan Tes Psikologi MMPI
Partai Perindo memandang perlunya refleksi atas respons aparat penegak hukum terkait penanganan kasus ini. Berdasarkan informasi yang beredar, dugaan pelecehan serupa oleh oknum dokter di Garut telah dilaporkan sejak 2024.
Namun, baru mendapat perhatian serius setelah kasus ini menjadi sorotan publik di media sosial. “Situasi ini menunjukkan bahwa masih ada tantangan dalam memastikan setiap laporan masyarakat direspons secara cepat dan proporsional,” ujar Sri Gusni.
Baca juga: Kasus Dokter Cabul Lecehkan Pasien Perempuan, IDI Malang Raya Siapkan Sanksi Tegas
Selain itu, Partai Perindo yang juga dikenal sebagai Partai Kita ini juga berempati kepada para korban. Menurut Sri Gusni, perlindungan terhadap korban dan penegakan hukum yang adil harus menjadi prioritas utama, termasuk pendampingan guna pemulihan psikologis.
“Sebagai partai yang peduli terhadap terselenggaranya pelayanan kesehatan yang memperhatikan mutu layanan dengan mengutamakan keselamatan pasien, kami sangat menyesalkan kejadian ini,” ujar Ketua DPP Partai Perindo Bidang Kesehatan Masyarakat Sri Gusni Febriasari, Kamis (17/4/2025).
Pelecehan semacam ini dapat merusak kepercayaan publik terhadap sistem kesehatan secara keseluruhan, terutama bagi pasien yang membutuhkan pemeriksaan medis yang sensitif dan pribadi. Kesehatan dan keselamatan pasien harus selalu menjadi prioritas utama, dan tidak ada toleransi terhadap tindakan kekerasan, termasuk pelecehan seksual.
Baca juga: Marak Kasus Asusila Dokter, Wamenkes Minta Penerapan Tes Psikologi MMPI
Partai Perindo memandang perlunya refleksi atas respons aparat penegak hukum terkait penanganan kasus ini. Berdasarkan informasi yang beredar, dugaan pelecehan serupa oleh oknum dokter di Garut telah dilaporkan sejak 2024.
Namun, baru mendapat perhatian serius setelah kasus ini menjadi sorotan publik di media sosial. “Situasi ini menunjukkan bahwa masih ada tantangan dalam memastikan setiap laporan masyarakat direspons secara cepat dan proporsional,” ujar Sri Gusni.
Baca juga: Kasus Dokter Cabul Lecehkan Pasien Perempuan, IDI Malang Raya Siapkan Sanksi Tegas
Selain itu, Partai Perindo yang juga dikenal sebagai Partai Kita ini juga berempati kepada para korban. Menurut Sri Gusni, perlindungan terhadap korban dan penegakan hukum yang adil harus menjadi prioritas utama, termasuk pendampingan guna pemulihan psikologis.
Lihat Juga :