7 Fakta Kekejian Dokter PPDS Anestesi Unpad Perkosa Keluarga Pasien di RSHS, Nomor 4 Bikin Syok

Kamis, 10 April 2025 - 07:20 WIB
loading...
7 Fakta Kekejian Dokter...
Aksi keji pemerkosaan dilakukan Priguna Anugrah Pratama, dokter peserta PPDS Anestesi Unpad terhadap 3 korban di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat. Foto/iNews TV/Mujib Prayitno
A A A
BANDUNG - Aksi keji pemerkosaan dilakukan Priguna Anugrah Pratama atau PAP (31), dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Padjadjaran (Unpad) terhadap 3 korban di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat.

Dua korban diketahui merupakan pasien RSHS Bandung. Sedangkan satu korban lainnya masih dalam penyelidikan polisi.

Baca juga: Bejat! Penunggu Pasien Diperkosa Dokter PPDS Unpad di RSHS Bandung, Korban Terkapar usai Dibius

Sejumlah fakta baru ulah Priguna Anugrah Pratama yang telah ditetapkan sebagai tersangka pun terkuak. Dengan tangan dingin, pelaku mengelabui pasiun.



Mulai dengan cara membujuknya transfusi darah sendirian, hingga dibius dengan suntikan belasan kali dan dicabuli dalam kondisi korban tidak sadar.

Berikut 7 Fakta Aksi Keji Dokter Pemerkosa di RSHS Bandung

1. Meminta Korban Transfusi Darah Sendirian


Dokter Priguna Anugrah Pratama pada awal melakukan aksi bejatnya meminta salah satu korban berinisial FH melakukan transfusi darah sebagai proses pemeriksaan kesehatan. Korban FH saat itu sedang menunggu ayahnya yang dalam kondisi kritis di RSHH Bandung

"Peristiwa tersebut terjadi pada 18 Maret 2025. Tersangka meminta korban melakukan transfusi darah sendirian dan tidak ditemani keluarganya di lantai 7 Gedung MCHC RSHS Bandung," kata Dirreskrimum Polda Jabar Kombes Pol Surawan saat konferensi pers di Polda Jabar, Rabu (9/4/2025).

Baca juga: Teganya! Oknum Dokter PPDS Anestesi Unpad Suntik Korban 15 Kali hingga Pingsan lalu Dicabuli

2. Korban Diminta ke Ruangan Eksekusi di Lantai 7


Pelaku sekitar pukul 01.00 WIB kemudian meminta korban menuju lantai 7 Gedung MCHC RSHS Bandung. Selanjutnya pelaku meminta korban mengganti baju dengan baju pasien operasi warna hijau untuk meyakinkan korban. Tak ketinggalan, tersangka juga meminta korban melepas baju dan celana sebelum memakai baju operasi.

3. Pelaku Menyuntik Korban 15 Kali hingga Pingsan


Dokter bejat berkacamata itu memakai modus operandi menyuntik korban dengan alasan untuk transfusi darah. Korban berinisial FH saat itu disuntik sebanyak 15 kali hingga pingsan. Kemudian, tersangka membius korban FH dengan cara menyuntikan cairan ke selang infus. Akibatnya, korban pusing lalu tak sadarkan diri.

Suntikan itu di antaranya berupa obat bius yang membuat korban tak sadarkan diri. Setelah korban tidak sadar, tersangka Priguna melakukan aksi bejatnya.

"Tersangka memasukkan jarum ke tangan kiri dan kanan korban kurang lebih 15 kali,” kata Kombes Pol Surawan.

4.Tersangka Mencabuli saat Korban Pingsan Selama 3 Jam


Tersangka selanjutnya mencabuli korban yang pingsan akibat disuntik obat bius. Jarak antara pelaku menyuntik hingga korban sadar sekitar 3 jam. Selama itu pelaku dengan leluasa mencabuli korban yang dalam kondisi tidak sadarkan diri akibat pengaruh obat bius yang disuntikkan oleh pelaku.

5. Saat Sadar Korban Merasa Perih di Kemaluan


Beberapa saat setelah korban mulai sadar, pelaku kemudian meminta korban berganti pakaian kembali dan diantar sampai lantai 1 di Gedung MCHC.

"Setelah sampai ruang IGD, korban baru sadar bahwa saat itu sudah pukul 04.00 WIB. Kemudian saat buang air kecil, korban merasakan perih di bagian tertentu (kemaluan)," ungkap Kombes Pol Surawan.

6. Korban Aksi Bejat Pelaku Ternyata Ada 3 Orang


Polda Jabar mengungkap bahwa ada tiga korban yang diduga menjadi korban kekerasan seksual pelaku. Terungkap bahwa waktu peristiwa pemerkosaan terhadap 3 korban berbeda. Kemungkinan korban lainnya bisa bertambah.

“Satu korban yang kami tangani (FH, keluarga pasien). Dua korban masih di rumah sakit, belum kami diperiksa,” beber Kombes Pol Surawan.

Salah satu dari dua korban yang belum diperiksa itu akan dimintai keterangan oleh penyidik. Namun, terhalang masa libur Lebaran.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban pemerkosaan dokter Priguna segera melapor.

7. Barang Bukti Kejahatan Tersangka Disita


Aksi pelaku kemudian dilaporkan oleh korban dan keluarganya ke Ditreskrimum Polda Jabar pada 18 Maret 2025. Setelah menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi.

Hasil penyidikan dan penyelidikan yang dilakukan, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti terdiri dari 2 infus fullset, 2 sarung tangan, 7 suntikan, 12 jarum suntik, 1 kondom, dan ada beberapa obat-obatan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Polda Riau Ringkus Dokter...
Polda Riau Ringkus Dokter Gadungan yang Bikin Korban Cacat Permanen
Siap Kolaborasi Lintas...
Siap Kolaborasi Lintas Sektor, Perdokmil Jatim Resmi Dilantik di Kapal Perang
Bencana Sumatera, Pemerintah...
Bencana Sumatera, Pemerintah Terus Kirim Dokter dan Calon Dokter ke Wilayah Terisolasi
Terungkap! Dokter Aborsi...
Terungkap! Dokter Aborsi Ilegal di Apartemen Jaktim Hanya Lulusan SMA
Kepedulian Dokter asal...
Kepedulian Dokter asal NTT terhadap Tanah Kelahirannya Dipuji
Di Tengah Piala Dunia...
Di Tengah Piala Dunia 2026, Kapten Timnas Cape Verde Diselidiki Polisi atas Dugaan Pemerkosaan
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Rekomendasi
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved