Puncak Arus Balik, Tol Jakarta-Cikampek Arah Jakarta Diberlakukan Contraflow 2 Lajur
Sabtu, 05 April 2025 - 09:53 WIB
loading...
Sistem Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek diterapkan 2 lajur menuju arah Jakarta. Rekayasa lalu lintas tersebut diterapkan hari ini Sabtu (5/4/2025) sejak pukul 08.05 WIB. Foto/Dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menerapkan Sistem Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) sebanyak 2 lajur menuju arah barat (Jakarta). Rekayasa lalu lintas tersebut diterapkan sejak pukul 08.05 WIB.
"Saat ini sedang diberlakukan sistem Contraflow 2 Lajur dari KM 70 s.d KM 47 Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta," tulis akun instagram Korlantas Polri, Sabtu (5/4/2025).
Baca juga: Perhatian! One Way Arah Puncak Diberlakukan Pagi Ini untuk Urai Kepadatan Wisatawan
Batas kecepatan memasuki contraflow 40KM/jam, Pengendara diimbau untuk melakukan jaga jarak aman serta perhatikan batas kecepatan saat berkendara.
Selalu waspada terhadap kondisi jalan, utamakan keselamatan, pastikan saldo E-toll cukup dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho memprediksi puncak arus balik Lebaran terjadi pada 5-6 April 2025.
Kepolisian bakal menerapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas (lalin) seperti Sistem Contraflow hingga One Way.
Baca juga: Kisah Tak Terduga Jenderal Kopassus AM Hendropriyono Bertemu Eks Musuh di Rimba Kalimantan Bong Kee Chok
"Arus balik rencana prediksinya 5 atau 6 tentunya kita harus melakukan langkah-langkah strategis dengan semua stakeholder kaitannya dengan tata kelola rekayasa lalulintas," kata Agus kepada wartawan.
Penerapkan contraflow, kata Agus, akan dimulai dari KM 70 hingga KM 47 Tol Jakarta-Cikampek. Apabila arus lalu lintas masih cukup tinggi akan di perpanjang hingga KM 36.
"Contraflow dari KM 70 hingga KM 47. Nanti kita perpanjang di KM 36 dari Contraflow ini nantinya akan lihat parameter-parameter jumlah traffic counting termasuk visi rasio yang kita langsung lihat di lapangan," katanya.
Agus mengatakan, pihaknya juga akan menerapakan one way lokal tahap pertama dari KM 188 Palimanan hingga KM 70 Cikatama. Namun jika lonjakan arus kendaraan masih tinggi, maka akan memberlakukan skema Contraflow tahap kedua dari KM 246 hingga KM 188.
"Kebangkitan arus pada tanggal 3 kami sudah akan lakukan one way lokal, one way lokal tahap pertama kami berlakukan dari KM188 Palimanan hingga KM 70 Cikatama. Apabila ditanggal 4 masih ada bangkitan yang cukup deras dari arah timur menuju jakarta kami akan lakukan Contraflow tahap 2 dari KM 246 - KM 188," katanya.
Namun, jika lonjakan masih terasa hingga 5 April one way lokal akan kembali diperpanjang. Sementara one way nasional dilakukan pada 6 April.
"Mana kala masih terjadi bangkitan, tanggal 5 akan kita perpanjang lagi one way dari, mungkin dari Batang, termasuk juga barangkali dari 414. Karena pada tanggal 6, flag out daripada one way nasional yang akan dilepas oleh Bapak Kapolri dan Pak Menteri Perhubungan itu rencana tanggal 6 pagi," urainya.
"Saat ini sedang diberlakukan sistem Contraflow 2 Lajur dari KM 70 s.d KM 47 Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta," tulis akun instagram Korlantas Polri, Sabtu (5/4/2025).
Baca juga: Perhatian! One Way Arah Puncak Diberlakukan Pagi Ini untuk Urai Kepadatan Wisatawan
Batas kecepatan memasuki contraflow 40KM/jam, Pengendara diimbau untuk melakukan jaga jarak aman serta perhatikan batas kecepatan saat berkendara.
Selalu waspada terhadap kondisi jalan, utamakan keselamatan, pastikan saldo E-toll cukup dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho memprediksi puncak arus balik Lebaran terjadi pada 5-6 April 2025.
Kepolisian bakal menerapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas (lalin) seperti Sistem Contraflow hingga One Way.
Baca juga: Kisah Tak Terduga Jenderal Kopassus AM Hendropriyono Bertemu Eks Musuh di Rimba Kalimantan Bong Kee Chok
"Arus balik rencana prediksinya 5 atau 6 tentunya kita harus melakukan langkah-langkah strategis dengan semua stakeholder kaitannya dengan tata kelola rekayasa lalulintas," kata Agus kepada wartawan.
Penerapkan contraflow, kata Agus, akan dimulai dari KM 70 hingga KM 47 Tol Jakarta-Cikampek. Apabila arus lalu lintas masih cukup tinggi akan di perpanjang hingga KM 36.
"Contraflow dari KM 70 hingga KM 47. Nanti kita perpanjang di KM 36 dari Contraflow ini nantinya akan lihat parameter-parameter jumlah traffic counting termasuk visi rasio yang kita langsung lihat di lapangan," katanya.
Agus mengatakan, pihaknya juga akan menerapakan one way lokal tahap pertama dari KM 188 Palimanan hingga KM 70 Cikatama. Namun jika lonjakan arus kendaraan masih tinggi, maka akan memberlakukan skema Contraflow tahap kedua dari KM 246 hingga KM 188.
"Kebangkitan arus pada tanggal 3 kami sudah akan lakukan one way lokal, one way lokal tahap pertama kami berlakukan dari KM188 Palimanan hingga KM 70 Cikatama. Apabila ditanggal 4 masih ada bangkitan yang cukup deras dari arah timur menuju jakarta kami akan lakukan Contraflow tahap 2 dari KM 246 - KM 188," katanya.
Namun, jika lonjakan masih terasa hingga 5 April one way lokal akan kembali diperpanjang. Sementara one way nasional dilakukan pada 6 April.
"Mana kala masih terjadi bangkitan, tanggal 5 akan kita perpanjang lagi one way dari, mungkin dari Batang, termasuk juga barangkali dari 414. Karena pada tanggal 6, flag out daripada one way nasional yang akan dilepas oleh Bapak Kapolri dan Pak Menteri Perhubungan itu rencana tanggal 6 pagi," urainya.
(shf)
Lihat Juga :