Dewi Andongsari, Sosok Ibunda Gajah Mada yang Jarang Diketahui

Selasa, 01 April 2025 - 04:36 WIB
loading...
Dewi Andongsari, Sosok...
Riwayat Gajah Mada menarik untuk diulas. Banyak yang bertanya-tanya siapa ibu kandung Gajah Mada. Ada yang menyebut Dewi Andong Sari, selir dari Raden Wijaya. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
RIWAYAT Gajah Mada selalu menarik untuk diulas. Tidak hanya pribadinya, tetapi juga keluarga dan asal-usulnya. Banyak yang bertanya-tanya siapa ibu kandung Gajah Mada. Ada yang menyebut Dewi Andong Sari.

Benarkah demikian? Apalagi, ada banyak versi yang menyebutkan kelahiran Gajah Mada, Maha Patih Kerajaan Majapahit. Yang paling tidak masuk diakal, Gajah Mada tidak pernah dilahirkan. Dia lahir dari dalam buah kelapa, sebagai penjelmaan Sang Hyang Narayana.

Baca juga: Misteri Mahapatih Gajah Mada Meditasi di Pertapaan Madakaripura hingga Moksa

Dari semua cerita itu, yang paling masuk akal adalah versi yang menyebutkan Gajah Mada lahir di Desa Mada yang saat ini berada di Kecamatan Modo, Lamongan, dan yang di era Majapahit (1293-1527) bernama Pamotan. Dalam versi ini juga disebutkan ibu Gajah Mada, Dewi Andong Sari.

Diceritakan, Gajah Mada merupakan anak gelap dari (Lembu Peteng) dari Raden Wijaya, pendiri Majapahit dengan Dewi Andong Sari, puteri Demang (Kepala Desa) Kali Lanang. Anak itu dinamai Joko Modo.



Nama Joko Modo ini lalu dikait-kaitkan dengan makam Dewi Andongsari yang ada di Desa Modo, dan makam Gajah Mada (Syekh Mada) hingga sekarang. Makam tersebut berada di Gunung Ratu, Desa Cancing, Kecamatan Ngimbang.

Menurut cerita juru kunci makam, Jumain menjelaskan, Dewi Andong Sari adalah satu di antara selir raja pertama Majapahit, Raden Wijaya. Ia dibuang dan akan dibunuh karena fitnah yang menyebut ia hamil dari hasil perselingkuhan.

Baca juga: Kesetiaan Istri Gajah Mada, Nekat Bunuh Diri Usai Suaminya Moksa

Namun ia tak dibunuh, Dewi Andong Sari hanya diasingkan di atas bukit di dalam hutan oleh prajurit kerajaan.

Bukit inilah yang sekarang disebut Gunung Ratu. Tak lama tinggal di sana, Dewi Andong Sari melahirkan seorang bayi laki-laki.

Saat ia hendak turun dari bukit, Dewi Andong Sari menitipkan bayinya pada dua hewan peliharaan yang selama ini menemaninya, yaitu seekor kucing bernama Condromowo dan seekor musang putih.

Dua hewan ini melawan seekor ular besar yang hendak memangsa bayi Dewi Andong Sari, hingga mulut mereka berlumuran darah. Tetapi, Dewi Andong Sari yang baru tiba dari mandi di sendang bawah bukit, justru mengira peliharaannya tersebut telah memakan si bayi.

Padahal bayi tersebut masih hidup dan tersembunyi di balik dedaunan.

Lalu Dewi Andong Sari bunuh diri di Gunung Ratu. Ia merasa bersalah telah membunuh kucing Condromowo dan musang putih.

Ki Gede Sidowayah seorang pamong desa saat itu yang menemukan bayi Dewi Andong Sari.

Ia juga yang mengubur jasad wanita cantik itu, juga kucing dan musang yang telah mati. Bayi Dewi Andong Sari oleh Ki Gede Sidowayah kemudian dititipkan kepada adik perempuannya, yakni Janda Wara Wuri di Modo.

Anak Dewi Andong Sari itu kemudian dijuluki Joko Modo (seorang jejaka yang berasal dari Modo). Ketika menginjak dewasa, Joko Modo dibawa Ki Gede Sidowayah ke Malang untuk menjadi seorang prajurit Majapahit.

Siapa sangka, dia berhasil menjadi mahapatih dengan nama Gajah Mada. Komplek makam Dewi Andong Sari terlihat rapi setelah dipugar. Ada dua tempat semacam pendopo kecil untuk beristirahat pengunjung.

Kuburan kucing Condromowo dan garangan putih (musang) terletak di atas tanah tepat di samping makam. Demikian, ulasan singkat ibu Gajah Mada yang berakhir tragis.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Asal-Usul dan Kisah...
Asal-Usul dan Kisah Puasa Tarwiyah-Arafah
Kenapa Dinamakan Bulan...
Kenapa Dinamakan Bulan Zulkaidah? Ini Sejarah dan Asal-usul Lengkapnya
Rekomendasi
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Betrand Peto Mengaku...
Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah, KPAI Sarankan Segera Lapor Polisi
Berita Terkini
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved