3 Daerah Penting di Luar Ibu Kota Kerajaan Majapahit Penopang Perdagangan
Kamis, 27 Maret 2025 - 09:06 WIB
loading...
A
A
A
Setelah ke Tuban, biasanya pedagang asing akan menuju ke Gresik, lalu ke Surabaya, hingga akhirnya merapat ke Majapahit, tempat di mana raja bertempat tinggal. Gresik terletak di sebelah timur Tuban, dan dapat dicapai dalam setengah hari perjalanan. Kurang lebih 11 km di selatan Gresik terletak Surabaya.
Dari Surabaya dengan menggunakan perahu kecil orang berlayar ke Canggu yang berjarak sekitar 40 kilometer. Canggu merupakan pasar yang ramai dikunjungi para pedagang. Bila akan menuju Ibu Kota Majapahit, orang masih harus berjalan lagi ke arah selatan dalam setengah hari perjalanan.
Di Ibu Kota Majapahit, pedagang-pedagang asing dari Campa, Khmer, Thailand, Burma, Srilangka, dan India, akan tinggal. Pedagang itu biasanya berdagang sambil tinggal beberapa waktu di ibu kota Majapahit. Seperti halnya di Jawa lainnya, pedagang itu pun ditarik pajak.
Di antara komoditi dari negara asing yang dibawa ke Majapahit adalah sutera dan keramik Cina, kain dari India, dan dupa dari arab. Barang-barang tersebut ditukar dengan rempah-rempah dan hasil pertanian lainnya Pada masa Majapahit, selain keramik Cina diimpor juga keramik dari Vietnam (Annamı) yang berupa piring, mangkuk, cepuk, dan gelas besar.
Dari Surabaya dengan menggunakan perahu kecil orang berlayar ke Canggu yang berjarak sekitar 40 kilometer. Canggu merupakan pasar yang ramai dikunjungi para pedagang. Bila akan menuju Ibu Kota Majapahit, orang masih harus berjalan lagi ke arah selatan dalam setengah hari perjalanan.
Di Ibu Kota Majapahit, pedagang-pedagang asing dari Campa, Khmer, Thailand, Burma, Srilangka, dan India, akan tinggal. Pedagang itu biasanya berdagang sambil tinggal beberapa waktu di ibu kota Majapahit. Seperti halnya di Jawa lainnya, pedagang itu pun ditarik pajak.
Di antara komoditi dari negara asing yang dibawa ke Majapahit adalah sutera dan keramik Cina, kain dari India, dan dupa dari arab. Barang-barang tersebut ditukar dengan rempah-rempah dan hasil pertanian lainnya Pada masa Majapahit, selain keramik Cina diimpor juga keramik dari Vietnam (Annamı) yang berupa piring, mangkuk, cepuk, dan gelas besar.
(rca)
Lihat Juga :