Momen Raja Majapahit Redam Pemberontakan Sadeng saat Konflik Gajah Mada dan Kembar
Rabu, 26 Maret 2025 - 05:57 WIB
loading...
A
A
A
Earl Drake dalam "Gayatri Rajapatni : Perempuan Dibalik Kejayaan Majapahit" mengisahkan bagaimana Gajah Mada segera berangkat bersama pasukannya ke Sadeng guna menunjukkan betapa penolakan sepihak terhadap kewajiban sebuah negeri tak bisa dibiarkan.
Sebagai panglima militer di Kerajaan Majapahit, Gajah Mada telah menyiapkan dua strategi secara perundingan dan berperang untuk menaklukkan Sadeng.
Di sisi lain ternyata Sadeng Kembar, bangsawan senior yang ingin menjilat ratu sudah mengepung kota dalam waktu singkat. Laporan perjumpaan antara Gajah Mada dan Kembar di jalan amat mengusik hati. Dilaporkan pasukan Gajah Mada bertemu Kembar yang tengah berdiri di atas sebatang pohon tumbang di hutan.
Seolah mengendarai kuda, dia berayun dan mengacungkan cambuknya. Pasukan Gajah Mada bertanya-tanya mengapa Kembar telah lebih dahulu menyerang pasukan Sadeng tanpa berkoordinasi dan justru memberitahukan kepada Gajah Mada untuk kembali ke ibu kota atas perintah sang ratu.
Gayatri lantas menasihati putrinya agar mengerahkan satu regu pasukan pengawal istana dan segera berangkat ke Sadeng. Sebagai seorang ratu baru, Tribhuwana harus mengambil kendali seluruh operasi tersebut dan mencegah pertarungan terbuka antara Gajah Mada dan Kembar.
Sebagai panglima militer di Kerajaan Majapahit, Gajah Mada telah menyiapkan dua strategi secara perundingan dan berperang untuk menaklukkan Sadeng.
Di sisi lain ternyata Sadeng Kembar, bangsawan senior yang ingin menjilat ratu sudah mengepung kota dalam waktu singkat. Laporan perjumpaan antara Gajah Mada dan Kembar di jalan amat mengusik hati. Dilaporkan pasukan Gajah Mada bertemu Kembar yang tengah berdiri di atas sebatang pohon tumbang di hutan.
Seolah mengendarai kuda, dia berayun dan mengacungkan cambuknya. Pasukan Gajah Mada bertanya-tanya mengapa Kembar telah lebih dahulu menyerang pasukan Sadeng tanpa berkoordinasi dan justru memberitahukan kepada Gajah Mada untuk kembali ke ibu kota atas perintah sang ratu.
Gayatri lantas menasihati putrinya agar mengerahkan satu regu pasukan pengawal istana dan segera berangkat ke Sadeng. Sebagai seorang ratu baru, Tribhuwana harus mengambil kendali seluruh operasi tersebut dan mencegah pertarungan terbuka antara Gajah Mada dan Kembar.
Lihat Juga :