Pabrik Obat-obatan Ilegal Digerebek Polisi di Malang, Temuannya Mengejutkan
Selasa, 25 Maret 2025 - 09:29 WIB
loading...
A
A
A
Modusnya tersangka AS membeli bahan-bahan baku dari marketplace. Kemudian ia meraciknya sendiri tanpa takaran yang jelas, dan mencetak label sendiri, dan mengemasnya dalam bentuk renteng atau sachet kecil-kecil.
"Dari peredaran obat ilegal tersebut, tersangka AS meraup omzet berkisar Rp5 juta setiap bulannya. Dalam penggerebekan, dua pelaku berhasil kami amankan beserta barang bukti dalam jumlah besar,” jelasnya.
Baca juga: BPOM Gerebek Pabrik Obat Tradisional di Banyuwangi, Barang Bukti Rp1,4 Miliar
Tersangka SW lantas bertugas memasarkan obat-obatan ilegal itu ke warung-warung kecil di pelosok desa-desa di wilayah Kabupaten Malang. Mereka menjual obat dengan harga bervariasi antara Rp22.000-Rp24.000 per renceng atau sachet-nya.
"Jadi semua ini tidak ada izin edar, atau keterangan kandungan obat yang jelas pada kemasannya," katanya.
"Dari peredaran obat ilegal tersebut, tersangka AS meraup omzet berkisar Rp5 juta setiap bulannya. Dalam penggerebekan, dua pelaku berhasil kami amankan beserta barang bukti dalam jumlah besar,” jelasnya.
Baca juga: BPOM Gerebek Pabrik Obat Tradisional di Banyuwangi, Barang Bukti Rp1,4 Miliar
Tersangka SW lantas bertugas memasarkan obat-obatan ilegal itu ke warung-warung kecil di pelosok desa-desa di wilayah Kabupaten Malang. Mereka menjual obat dengan harga bervariasi antara Rp22.000-Rp24.000 per renceng atau sachet-nya.
"Jadi semua ini tidak ada izin edar, atau keterangan kandungan obat yang jelas pada kemasannya," katanya.
(abd)
Lihat Juga :