Fokus Potensi Perikanan, Anggota DPRD Kotawaringin Timur dari Partai Perindo Hendra Sia: Pacu Nilai Tambah dengan Produk Khas UMKM
Senin, 24 Maret 2025 - 16:34 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, produksi perikanan darat juga terus meningkat menjadi sebesar 3.952,84 ton. Begitu pula produksi perikanan tangkap mengalami peningkatan cukup bagus dan tersebar di seluruh kecamatan. Tercatat perikanan tangkap mendominasi di 3 kecamatan di wilayah pesisir yakni Mentaya Hilir Selatan, Teluk Sampit, dan Pulau Hanaut.
Menurut Hendra Sia, secara umum potensi pertanian dan perikanan didukung dengan kondisi geografis berupa dataran rendah yang dikelilingi oleh sungai-sungai besar seperti Sungai Mentaya. Adapun nilai ekonomi produksi ikan bisa ditingkatkan dengan mendorong nilai tambah.
Baca juga: Peduli Korban Gempa, Anggota DPRD dari Partai Perindo Erwin Simamora Kawal Bantuan di Tapanuli Utara
“Salah satu caranya ialah hilirisasi dengan menggerakkan UMKM dari tingkat rumah tangga. Konkretnya, keluarga-keluarga di sektor perikanan membuat produk olahan dari ikan seperti sambal ikan, kerupuk ikan, stik, hingga bakso ikan,” ujar Hendra yang sehari-hari merupakan anggota Komisi 2 DPRD Kotawaringin Timur bidang perekonomian.
Untuk diketahui, beragam jenis ikan laut yang ditangkap nelayan Kotawaringin Timur yaitu selar, kembung, tenggiri, tongkol, manyung, bawal hitam, bawal putih, talang-talang, kakap putih, dan belanak. Berikutnya udang dogol, udang putih, udang windu, rajungan, cumi-cumi, kakap merah, dan lain-lain.
Alumni Universitas PGRI Palangkaraya ini juga mendorong UMKM untuk menyematkan nilai-nilai lokal dalam produk olahan ikan. Pencantuman kata-kata “khas Sampit”, “asli Teluk Sampit”, “selera khas Kotawaringin” menjadi contoh pelabelan produk untuk memikat konsumen.
Menurut Hendra Sia, secara umum potensi pertanian dan perikanan didukung dengan kondisi geografis berupa dataran rendah yang dikelilingi oleh sungai-sungai besar seperti Sungai Mentaya. Adapun nilai ekonomi produksi ikan bisa ditingkatkan dengan mendorong nilai tambah.
Baca juga: Peduli Korban Gempa, Anggota DPRD dari Partai Perindo Erwin Simamora Kawal Bantuan di Tapanuli Utara
“Salah satu caranya ialah hilirisasi dengan menggerakkan UMKM dari tingkat rumah tangga. Konkretnya, keluarga-keluarga di sektor perikanan membuat produk olahan dari ikan seperti sambal ikan, kerupuk ikan, stik, hingga bakso ikan,” ujar Hendra yang sehari-hari merupakan anggota Komisi 2 DPRD Kotawaringin Timur bidang perekonomian.
Untuk diketahui, beragam jenis ikan laut yang ditangkap nelayan Kotawaringin Timur yaitu selar, kembung, tenggiri, tongkol, manyung, bawal hitam, bawal putih, talang-talang, kakap putih, dan belanak. Berikutnya udang dogol, udang putih, udang windu, rajungan, cumi-cumi, kakap merah, dan lain-lain.
Alumni Universitas PGRI Palangkaraya ini juga mendorong UMKM untuk menyematkan nilai-nilai lokal dalam produk olahan ikan. Pencantuman kata-kata “khas Sampit”, “asli Teluk Sampit”, “selera khas Kotawaringin” menjadi contoh pelabelan produk untuk memikat konsumen.
Lihat Juga :