Harimau Sumatera yang Diduga Sering Memangsa Ternak Warga Ditangkap, Dievakuasi ke Bukittinggi Zoo

Minggu, 23 Maret 2025 - 17:28 WIB
loading...
Harimau Sumatera yang...
Seekor Harimau Sumatera betina yang mengalami cacat kaki depan kiri akhirnya dievakuasi ke Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi Zoo setelah terperangkap dalam kandang jebak yang dipasang oleh petugas. FOTO/WAHYU SIKUMBANG
A A A
JAKARTA - Seekor Harimau Sumatera betina yang mengalami cacat kaki depan kiri akhirnya dievakuasi ke Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi Zoo setelah terperangkap dalam kandang jebak yang dipasang oleh petugas. Harimau yang diduga telah menyebabkan kerugian bagi warga dengan memangsa ternak di sekitar hutan ini, kini mendapatkan perawatan dan observasi lebih lanjut.

Menurut Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Sumatera Barat, Antonius Vevri, perangkap tersebut sengaja dipasang untuk menangkap harimau yang sebelumnya dilaporkan terlibat dalam konflik dengan warga dan memangsa ternak seperti kerbau dan sapi di wilayah Kabupaten Agam dan Limapuluh Kota. Harimau yang diperkirakan berusia 3 hingga 4 tahun ini, setelah berhasil dievakuasi, langsung dibawa ke Bukittinggi Zoo untuk mendapat perhatian medis lebih lanjut.

Dokter Hewan TMSBK Bukittinggi Zoo, Yoli Zulfanedi, menjelaskan bahwa kaki depan kiri harimau tersebut putus hingga buntung, diduga akibat terkena jerat babi yang dipasang oleh warga di hutan. Meski dalam kondisi terluka, Yoli menyebutkan bahwa kondisi keseluruhan harimau tersebut relatif baik, meskipun ada luka-luka ringan akibat proses evakuasi.



"Secara umum, kondisi harimau ini baik meskipun ada sedikit luka-luka biasa, seperti luka gores yang terjadi selama proses evakuasi. Harimau ini usianya sekitar 3 sampai 4 tahun, dan jika dilihat dari puting susunya, sepertinya belum pernah melahirkan atau masih juvenil," ujar Yoli, Minggu (23/3/2025).

Harimau yang kini diberi nama Si Mauang oleh masyarakat setempat, selama beberapa tahun terakhir telah terlibat dalam sejumlah konflik dengan warga, sering memangsa ternak yang digembalakan di dekat pinggir hutan. Antonius Vevri menambahkan bahwa kondisi fisik harimau yang telah cacat ini menyebabkan kemampuannya dalam berburu menurun, sehingga ia cenderung mencari ternak yang lebih lemah sebagai mangsa.

"Karena cacatnya, kemampuan berburu harimau ini sudah mulai berkurang, dan dia akan lebih rentan mencari mangsa di sekitar pemukiman. Masyarakat setempat mengenalnya dengan nama Si Mauang karena sering berkonflik dengan ternak warga," kata Antonius.

Baca juga: Harimau Sumatera yang Teror Warga Lampung Akhirnya Ditangkap

Pihak BKSDA Sumatera Barat pun menyatakan bahwa jika setelah observasi kondisi harimau ini tidak memungkinkan untuk dilepasliarkan ke alam liar, kemungkinan besar ia akan dijadikan indukan di TMSBK Bukittinggi Zoo. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelangsungan hidup satwa langka dan dilindungi tersebut.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pramono Ngaku Harimau...
Pramono Ngaku Harimau Kurus yang Viral Miliknya: Mungkin Kangen Sama Saya
Ajaib! Butet Menang...
Ajaib! Butet Menang Duel Lawan 3 Harimau Sumatera
Miris, Harimau Sumatera...
Miris, Harimau Sumatera Terjerat Jebakan Babi di Hutan Taman Rakyat Bungo Pandan
Viral Harimau Sumatera...
Viral Harimau Sumatera Muncul di Kawasan Pelitung, Dumai, Ini Penampakannya!
Bayi Harimau Sumatra...
Bayi Harimau Sumatra Banun Kinantan Jadi Penghuni Baru Bukittinggi Zoo
BSI Salurkan Bantuan...
BSI Salurkan Bantuan untuk Pesantren dan Anak Yatim di Bukittinggi
Aneh! Ilmuwan Temukan...
Aneh! Ilmuwan Temukan Mumi Cheetah Langka di Gurun Arab
Tiga Dekade Dinyatakan...
Tiga Dekade Dinyatakan Punah, Spesies Kucing Liar Ini Terlihat Lagi
Perdagangan Harimau...
Perdagangan Harimau Semakin Merajalela, Indonesia Termasuk Penyumbang Terbesar
Rekomendasi
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved