Keluarga Kenang AKP Lusiyanto sebagai Sosok yang Baik dan Pekerja Keras
Rabu, 19 Maret 2025 - 16:34 WIB
loading...
A
A
A
Dasni mengungkapkan, selama ini keluarga besar memaklumi jika Lusiyanto jarang bisa berkumpul dengan keluarga saat hari raya karena kesibukannya bekerja sebagai polisi.
”Saat dia dilantik, keluarga sudah mendapat wejangan jika Lusiyanto ini bukan sepenuhnya milik keluarga karena sudah mengabdi pada negara. Kalau kali ini dia enggak pulang, kami sudah ikhlas,” tutur Dasni saat ditemui di RS Bhayangkara Polda Lampung.
Selanjutnya Dasni berharap kasus yang menewaskan tiga polisi ini bisa diusut secara tuntas dan transparan agar tidak menimbulkan pertanyaan dibenak keluarga. Siapa pun pelakunya harus ditindak tegas.
Lusiyanto (53) adalah Kepala Polsek Negara Batin yang ikut menjadi korban penembakan saat penggerebekan terjadi. Selain Lusiyanto, anggota Polsek Negara Batin, Aipda Anumerta Petrus Apriyanto (40), dan anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Way Kanan, Briptu Anumerta M Ghalib Surya Ganta (23), juga tewas tertembak.
”Saat dia dilantik, keluarga sudah mendapat wejangan jika Lusiyanto ini bukan sepenuhnya milik keluarga karena sudah mengabdi pada negara. Kalau kali ini dia enggak pulang, kami sudah ikhlas,” tutur Dasni saat ditemui di RS Bhayangkara Polda Lampung.
Selanjutnya Dasni berharap kasus yang menewaskan tiga polisi ini bisa diusut secara tuntas dan transparan agar tidak menimbulkan pertanyaan dibenak keluarga. Siapa pun pelakunya harus ditindak tegas.
Lusiyanto (53) adalah Kepala Polsek Negara Batin yang ikut menjadi korban penembakan saat penggerebekan terjadi. Selain Lusiyanto, anggota Polsek Negara Batin, Aipda Anumerta Petrus Apriyanto (40), dan anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Way Kanan, Briptu Anumerta M Ghalib Surya Ganta (23), juga tewas tertembak.
(cip)
Lihat Juga :